/
Jum'at, 10 Februari 2023 | 19:55 WIB
Ditanya Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Jawab di Lain Waktu dan Ha-ha, Netizen: 135 Nyawa Direspons Ketawa, Luar Biasa! (Youtube Sekretariat Presiden)

Suara Denpasar - Presiden Indonesia Joko Widodo membuat jawaban nyeleneh ketika ditanya pernyataannya soal Tragedi Kanjuruhan setelah TIm Gabungan Pencari Fakta (TGPF) memberikan laporan kepada presiden. Dia mengaku akan menjawab di lain waktu dan tertawa.

"Saya jawab di lain waktu, ha-ha," kata Jokowi lantas tertawa dan berdiri menyudahi konferensi pers yang disiarkan langsung dari Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (7/2/23). 

Pernyataan Presiden Jokowi itu menjawab pernyataan salah seorang wartawan setelah TGPF menyerahkan laporan. Sebab, setelah awal tragedi yang menewaskan 135 orang itu, Jokowi belum pernah memberikan pernyataan lagi.

"Soal Kanjuruhan, Pak. Ini setelah TGPF menyerahkan laporan ke Bapak ini belum ada pernyataan lagi dari Bapak dan perkembangan kasusnya juga belum ada tersangka baru dari master main dari kasus ini, Pak, bagaimana tanggapan Bapak?" tanya wartawan.

Pernyataan Presiden Jokowi itu pun ramai di media sosial. Akun twitter @berlianidris Kamis (9/2/23) memposting hal ini.

"Jurnalis: Soal #Kanjuruhan, setelah TGPF menyerahkan laporan ke Bapak, belum ada pernyataan lagi dari bapak..."

"Pak @jokowi: Saya jawab di lain waktu ha-ha-ha." 

Postingan ini mendapat beberapa balasan seperti dari seorang aktivis dan jurnalis senior Farid Gaban.

"Sedih," tulis@faridgaban.

Baca Juga: IPW Desak Polri Periksa Ketua PSSI Iwan Bule Terkait Tragedi Kanjuruhan, Jika Terbukti Jadikan Tersangka

"Mas @kaesangp,, Bapakmu Top tenan," ujar @fahmiAgustian.

"135 meninggal (nyawa) dan direspon dengan ketawa kecil. Luar biasa empatinya," lanjut @bima_marzuki  

Soal Kanjuruhan yang di maksud adalah tragedi meninggalnya suporter klub, Arema FC berjumlah 135 orang di Stadion Kanjuruhan, usai berlangsungnya pertandingan Arema FC menghadapi Persebaya Surabaya, 1 Oktober 2022 lalu. Pertandingan itu berakhir 2 - 3 untuk kemenangan Persebaya.

Kasus ini sudah menetapkan sejumlah tersangka. Juga sudah mulai memasuki sidang di Pengadilan Negeri Surabaya. 

Kasus kanjuruhan ini sempat membuat klub Arema FC berniat untuk membubarkan diri, setelah ditolak di -ana mana saat akan melakukan pertandingan lanjutan liga 1. 

Suporter klub Arema FC juga menjadi terbelah 2, ada yang tetap mendukung Arema FC dan ada yang kecewa dengan sikap klub Arema FC yang dianggap kurang bersikap dalam membela keadilan bagi para korban Tragedi Kanjuruhan. 

Load More