Suara Denpasar - Eks bintang Real Madrid dan Arsenal, Mesut Ozil disebut bakal dinaturalisasi PSSI.
Seperti yang diketahui, PSSI kini tengah mempunyai proyek naturalisasi pemain keturunan, setidaknya kini sudah ada 4 pemain keturunan yang bisa membela Timnas Indonesia, mereka adalah Elkan Baggot, Sandy Walsh, Jordi Amat dan Shayne Pattynama.
Terbaru, PSSI diberitakan tengah melakukan naturalisasi pada Mesut Ozil, pemain andalan Timnas Jerman.
Hal tersebut diberitakan oleh kanal youtube Kreator Bola dengan judul 'MASYA ALLAH!! OZIL SEPAKAT BELA TIMNAS | PSSI GERAK CEPAT BUAT KTP & PASPOR - INI BUKTINYA' pada (10/2/2022).
Bahkan dalam video yang berdurasi 3 menit 21 detik itu kini tengah menjadi perhatian warganet dengan sudah ditonton sebanyak 1,8 ribu kali di youtube.
Dalam sampul thumbnail video juga dituliskan, Ozil sudah tiba di kantor PSSI dan kelengkapan dokumennya dibantu PSSI.
Lalu apakah kabar tersebut benar adanya?
CEK FAKTA
Usai ditelusuri isu yang menyebut naturalisasi Mesut Ozil untuk Timnas Indonesia tidak patut dipercaya.
Baca Juga: 8 Potret Puspa Dewi, Nenek Viral yang Awet Muda di Usia 55 Tahun
Ozil diketahui memang sempat datang ke Indonesia pada Mei 2022 lalu. Namun kedatangannya bukanlah untuk proses naturalisasi.
Ia mengunjungi Indonesia untuk memberikan ilmu sepak bola atau coaching clinic serta mengunjungi beberapa tempat.
Ozil juga bukan pemain keturunan, sehingga tidak mungkin masuk dalam proyek naturalisasi PSSI. Selain itu juga, judul yang ada di video tidak sesuai dengan isi.
Bahkan sang narator dalam video meragukan Ozil bisa pindah kewarganegaraan meski diketahui sang bintang menyukai Indonesia.
"Dia seolah memberikan kode bahwa rumah saya adalah Indonesia, namun yang jelas Ozil pernah membela Jerman. Itu kemungkinan mustahil untuk kembali berpindah menjadi warga negara," ungkap narator.
Terlebih juga foto-foto dan potongan video yang ditampilkan adalah hasil editan video saat Ozil berada di Indonesia bulan Mei 2022 lalu.
Kesimpulan dari rumor yang mengatakan Ozil dinaturalisasi PSSI dan Pemerintah membantu prosesnya adalah kabar bohong yang tidak bisa dipercaya atau hoax. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Novel Haru-Biru, Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?
-
Rapi dan Effortless! Intip 4 Inspo OOTD Smart Casual ala Nam Joo Hyuk
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan