Suara Denpasar – Warung Madura 24 jam menjadi fenomena unik di Indonesia. Hampir di semua kota, baik di Jakarta, Bandung, Jogja, Surabaya, hingga di Bali, ada warung kelontong yang dikelola orang Madura, dan buka seharian nonstop.
Bahkan belakangan viral penghasilan dari warung Madura ini tidak bisa dianggap remeh. Banyak warga Madura menjadi tajir melintir.
Ya, dari toko kelontong ini, tidak sedikit warga Madura yang menjadi sukses dan kaya raya. Sebab, biasanya mereka yang sudah berhasil dengan satu toko, akan membuka toko kedua, ketiga dan seterusnya. Mereka pun mempekerjakan karyawan.
Maka tak heran ada fenomena di Madura, terutama para pengusaha warung kelontong Madura 24 jam yang sudah sukses ini bisa membangun rumah super mewah di kampung halamannya, di Madura.
Namun, di balik itu ada hal-hal yang menarik dari operasional warung Madura ini. Di antaranya soal tipe-tipe pembeli di warung Madura yang bikin ngeselin penjaga warung.
Hal ini seperti diceritakan salah satu karyawan Warung Madura melalui kanal Youtube Daviatul Umam.
“Pembeli kadang tingkahnya tidak mengenakkan hati, lho,” kata Daviatul dalam video yang tayang 26 Agustus 2020 lalu.
Daviatul Umam pun mencerita tipe pembeli yang membuat dia kaget. Di antaranya menggunakan tangan kiri. Baginya, penggunaan tangan kiri untuk memberi atau menerima sesuatu hal yang tidak sopan di daerahnya.
“Saya juga sering didatangi pembeli yang sifat manjanya kelewatan,” kata Daviatul yang mengaku pertama merantau ke Tangerang pada 2015 sudah banyak warung kelontong Madura.
Baca Juga: Hasil Warung Klontong 24 Jam, Warga Madura, Ramai-ramai Bikin Rumah Bak Istana
Dia mencontohkan, ada pembeli yang minta dua saset bubuk minuman tapi minta plastik. Ada juga yang minta beli beras dua liter, plastiknya minta didouble.
“Ada juga yang manggil-manggil dari sana (dari luar toko) tanpa turun dari motornya. Dan barang yang dibelinya minta dianterin ke sana. Parah, ya?” kata dia lantar tertawa kecil.
“Itu tingkat pertama tipe pembeli yang ngeselin,” imbuhnya pria dengan gaya lucu ini.
Daviatul pun menceritakan, ada tingkat kedua tipe pembeli yang juga ngeselin. Pembeli ini biasanya menggunakan jurus sanggahan “bukannya”.
Dia mencontohkan, pembeli itu mau membeli pampers, lalu tanya harga. Ketika disebutkan harganya, kemudian sang pembeli menyanggah.
“’Bang, beli pampers’. Saya ambilin. ‘berapa, Bang?’. Rp23 ribu. ‘Bukannya Rp17 ribu’,” katanya, lantas tertawa.
Berita Terkait
-
Kang Dedi Mulyadi Datangi Cewek Warung Kopi Plus-Plus, Ditinggal Suami Selingkuh
-
Populer: Durian Montong di Warung Pecel Puan Maharani hingga Nikita Mirzani Kembali Senggol Najwa Shihab
-
Ada Durian Montong! Ernest dan Melanie Subono Kuliti Warung Pecel Puan Maharani: Pura-pura Merakyat, tapi Gagal Total
-
Pertemuan di Warung Pecel, Puan Maharani Sebut Partainya Wong Cilik: Kalo Tukang Bakso Mbak?
-
Tak Kapok 2 Kali Dipenjara, Maling asal Buleleng Dikerangkeng usai Bobol Warung di Badung
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Terpopuler: Perjalanan Karier Wakil Bupati Klaten hingga Kumpulan Promo Imlek 2026
-
Saat Makeup, Primer Dipakai setelah Apa? Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Tutupi Pori Besar
-
Jadwal KRL Jakarta-Bogor Hari Ini: Tips Cek Kereta Pertama dan Terakhir Secara Real Time
-
Willy Dozan Akui Tak Bisa Lagi Lakukan Adegan Ekstrem, Ada Pengapuran di Kaki
-
Tembus Langsung ke Parung Tanpa Lewat Sentul, Proyek Flyover Bomang Mulai Digarap 2027
-
5 Poin Penting Kasus Pencemaran Asam Nitrat PT Vopak Terminal Merak yang Bikin Geger Cilegon
-
Setelah Penantian 12 Tahun, Akhirnya Bunga Bangkai Raksasa Mekar Sempurna di Kebun Raya Bogor
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra