- BRI Insurance bantu korban bencana di Aceh & Medan lewat donasi iuran pekerja.
- Penyerahan 390 kompor & alat sekolah di Pidie Jaya senilai Rp230 juta.
- Pembangunan fasilitas MCK di Medan guna dukung kesehatan warga pascabencana.
Suara.com - PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) menegaskan komitmennya tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi juga hadir sebagai pilar pendukung ketahanan sosial. Hal ini dibuktikan dengan aksi nyata penyaluran bantuan kemanusiaan secara serentak bagi masyarakat terdampak bencana di Pidie Jaya, Aceh, dan Sibolga, Medan.
Inisiatif ini merupakan bagian dari peran aktif perusahaan yang bersumber dari penggalangan dana serta iuran pekerja BRI Insurance. Langkah ini menjadi wujud empati sekaligus dukungan konkret dalam mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana.
Di Pidie Jaya, Aceh, BRI Insurance menyalurkan bantuan berupa 390 unit kompor gas, perlengkapan belajar, hingga alat ibadah. Bantuan senilai Rp230 juta ini diserahkan langsung secara simbolis oleh Direktur Utama BRI Insurance, Budi Legowo, kepada kepala desa setempat.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Vice President Corporate Secretary Fenti Octaviani, Vice President Syariah Business Division Khusnul Hilal, dan Kepala Cabang BRI Insurance Syariah Aceh, Ardiansyah.
"Kami turut berduka cita atas musibah yang dialami warga Pidie Jaya. Kami percaya kehadiran BRI Insurance harus memberikan manfaat nyata, terutama saat situasi krisis. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban warga dan mendukung proses pemulihan yang berkelanjutan," ujar Budi Legowo dalam keterangannya, dikutip Sabtu (7/2/2026).
Budi menegaskan bahwa BRI Insurance memegang prinsip value added bagi masyarakat. Sebelumnya, perusahaan juga telah menyalurkan bantuan melalui BNPB untuk wilayah Aceh, Medan, dan Padang.
Pada hari yang sama, aksi kemanusiaan berlanjut ke Medan. Fokus bantuan kali ini menyasar pada fasilitas dasar yakni sarana Mandi, Cuci, Kakus (MCK). Bantuan diserahkan oleh SEVP Teknik BRI Insurance, Jimmy Prawiradigja.
Penyediaan MCK ini dinilai krusial untuk menjaga kesehatan dan martabat masyarakat di tengah keterbatasan pascabencana. Sanitasi yang layak dianggap sebagai fondasi utama agar warga bisa kembali produktif.
"Fasilitas sanitasi adalah kebutuhan mendasar yang tidak bisa ditunda. Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses lingkungan yang layak agar pemulihan berlangsung optimal. Ini bagian dari komitmen kami untuk hadir responsif," tegas Jimmy.
Baca Juga: Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
Aksi sosial ini bukan sekadar bantuan sesaat. BRI Insurance berkomitmen untuk terus mengambil peran aktif dalam program kemanusiaan di masa depan. Langkah ini dipandang sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih tangguh dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi
-
PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026
-
Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina
-
Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026
-
Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen
-
Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026
-
Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan
-
Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya
-
RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok
-
Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan