Suara Denpasar - Mengejutkan! Hampir setiap tahun warga Parung Banteng meninggal karena gigitan king kobra.
Penyebabnya, karena terlambat mendapat serum anti bisa ular atau ABU. Hal itu terungkap dalam bincang-bincang di dalam mobil antara Dedi Mulyadi dengan Om Zein ketika menuju rumah sakit untuk operasi amputasi tangan Mang Iran yang kesetrum.
"Kalau ke gigit ular, dibuka. Tangannya begitu tuh (menghitam gosong)," kata Kang Dedi dalam kanal youtubenya sambil merujuk tangan kanan Mang Iran, Minggu 12 Februari 2023.
"Jarang selamat, biasanya langsung meninggal di tempat," imbuh dia.
Kang Dedi menanyakan kepada pegawainya adakah Mantri di wilayah itu yang biasa menangani ular.
Salah satu pegawainya menjawab tidak, karena pada mantri atau bidan biasanya tidak dilengkapi dengan serum anti bisa ular.
Biasanya serum anti bisa tersedia di rumah sakit tertentu. "Mantri di Desa Parung Banteng harus dilengkapinya serum anti bisa ular," kata Kang Dedi. "Paling susah itu pak," sahut perangkat desa yang ikut di dalam mobil.
Dia menambahkan dalam setahun ada saja warga desa yang digigit ular king kobra. Teror gigitan ular bukan terjadi di kebun, tapi di dalam rumah.
Umumnya jika lewat dua jam, biasanya korban gigitan King Kobra akhirnya meninggal. Menanggapi hal itu, Kang Dedi pun menelepon seseorang dan meminta agar kasus gigitan ular di Parung Banteng menjadi perhatian serius karena setiap tahun ada saja warga yang meninggal. ***
Baca Juga: Kang Dedi Minta Mang Iran Optimis, Usai Amputasi Tangan Gosong Ditawari Kerja Om Zein
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin