Suara.com - Sosok kontroversial Jeffrey Epstein menggegerkan publik pasca rekam jejak kejahatannya terpublikasi lewat dokumen pengadilan dan arsip penyeledikan bertajuk "Epstein File".
Dalam jutaan dokumen yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS (DOJ), terungkap sederet fakta mencengangkan terkait skandal besar Epstein. Bahkan turut menyeret sejumlah tokoh dunia hingga menyinggung lokasi di sejumlah negara termasuk Indonesia.
Saat meninggal pada 10 Agustus 2019, Epstein masih berstatus tahanan dan menunggu persidangan atas dakwaan perdagangan seks anak di pengadilan federal AS. Ia belum menjalani hukuman penjara atas kasus yang sedang menjeratnya dan proses hukumnya berhenti karena kematian.
Berikut kronologi penangkapan hingga kematian Epstein yang dikenal sebagai sosok penuh skandal.
1. Penangkapan Epstein (6 Juli)
Epstein ditangkap atas tuduhan federal karena diduga menjalankan bisnis perdagangan seks antara tahun 2002 dan 2005 di mana ia membayar gadis-gadis di bawah umur untuk berhubungan seks dengannya di rumahnya di Manhattan dan perkebunannya di Palm Beach. Ia ditahan di Pusat Pemasyarakatan Metropolitan di Manhattan.
2. Pengakuan Epstein (8 Juli)
Epstein, 66 tahun, mengaku tidak bersalah atas perdagangan seks anak di bawah umur dan konspirasi untuk terlibat dalam perdagangan seks anak di bawah umur.
3. Penempatan Epstein di Penjara Khusus (10 Juli)
Baca Juga: Siapa Ghislaine Maxwell? Tak Sekadar Kawan Dekat Jeffrey Epstein, Ini Perannya
Epstein ditempatkan di Unit Perumahan Khusus penjara, yang dikenal sebagai SHU, karena faktor risiko bunuh diri dan kekhawatiran keselamatan terkait dengan penempatannya di sel umum. Di SHU, narapidana ditempatkan di enam tingkat terpisah, yang masing-masing memiliki delapan sel.
4. Epstein Tetap Ditahan sembari Menunggu Persidangan (18 Juli)
Seorang hakim federal menolak permohonan jaminan Epstein dan memutuskan bahwa ia harus tetap berada di Pusat Pemasyarakatan Metropolitan sambil menunggu persidangannya.
5. Epstein Diduga Melakukan Aksi Percobaan Bunuh Diri (23 Juli)
Petugas penjara menemukan Epstein tergeletak di lantai selnya dengan selembar seprai melilit lehernya. Ia kemudian dipindahkan dari sel isolasi dan ditempatkan di ruang pengawasan bunuh diri di sayap rumah sakit, di mana ia diobservasi 24 jam sehari oleh anggota staf atau pendamping narapidana yang terlatih khusus. Ia tetap dalam pengawasan bunuh diri selama sekitar 24 jam dan dipindahkan ke observasi psikologis, juga di sayap rumah sakit.
6. Epstein Kembali Ditahan di SHU (30 Juli)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Kenapa BPJS PBI Tiba-Tiba Tidak Aktif? Trending di X, Ini Penjelasannya
-
Apakah Boleh Memakai Lip Balm sebelum Lipstik? Ini 4 Rekomendasi agar Bibir Lebih Mulus
-
Lirik Lagu Ramadhan Tiba dan Chordnya, Sambutan Bahagia untuk Idul Fitri
-
Epstein Island Ada di Mana? Pulau Pribadi Jeffrey Epstein yang Penuh Skandal
-
Apakah Menangis Membatalkan Puasa? Ini Menurut Hukum Islam
-
Kapan Libur Imlek 2026? Ini Rekomendasi Tempat Liburan
-
6 Produk Skincare dengan Vitamin C untuk Samarkan Flek Hitam
-
5 Rekomendasi Sepeda Murah untuk Wanita Dewasa, Ideal Dipakai Aktivitas Harian
-
Apa Bedanya BPJS PBI dan BPJS Mandiri? Viral Banyak yang Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan
-
86% Orang Indonesia Yakin 2026 Jadi Tahun Paling Sehat? Ini Rahasianya!