Suara Denpasar - Pertandingan liga champions dini hari tadi antara Bayern Munchen melawan Paris Saint Germain (PSG) diwarnai dengan aksi suporter Bayern.
Suporter tandang Bayern membentangkan spanduk bertuliskan "70 euro (sekitar Rp 1,1 juta)? Kami bukanlah Neymar. 20 euro (sekitar Rp 326 ribu) sudah banyak! PSG Bajingan!," Ini merupakan bentuk protes akan mahalnya harga tiket yang harus mereka bayar untuk mendukung tim mereka saat tandang ke stadion PSG dilansir sbnation.com.
Ini bukan pertama kalinya fans Bayern marah dengan harga tiket tandang ketika Bayern pergi ke Paris untuk bermain melawan Paris Saint-Germain. Sebelumnya mereka sudah pernah melakukan aksi ini karena harus membayar 75 euro (sekitar Rp 1,2 juta) untuk masuk ke Parc de Princes.
Yang terjadi selanjutnya adalah apa yang disebut "Anderlecht fleecing" pada tahun 2017, di mana penggemar Bayern yang bepergian harus membayar 100 euro (sekitar Rp 1,6 juta) untuk tiket. Spanduk serupa ditampilkan di Stadion Emirates Arsenal pada 2015, Anfield Liverpool pada 2019 dan Stamford Bridge Chelsea pada 2020.
Suporter Bayern sangat vokal dalam hal-hal seperti ini. Mereka menganjurkan pembatasan harga untuk tiket (seperti yang dibuktikan dengan spanduk "Dua puluh banyak", tindakan ini merupakan gerakan untuk UEFA agar segera mengendalikan situasi ini. Di dunia di mana sepak bola dikuasai oleh miliarder yang mencari keuntungan sebanyak banyaknya dari tim mereka. Keserakahan seperti itu tidak dapat dibiarkan begitu saja dan, suporter Bayern tidak membiarkan hal seperti ini terjadi terus menerus.(Rizal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia
-
Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
-
Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal