Suara Denpasar - Bobotoh Wajib Tahu, ternyata kepemimpinan wasit Dwi Purba selalu jadi momok bagi Persib Bandung dalam beberapa laga yang telah dilalui.
Terbaru kepemimpinan wasit Dwi Purba bisa dibilang membuat riuh suporter Persib Bandung dikarenakan wasit asal Kudus tersebut pada laga Persib Bandung Vs PSM Makassar memberikan keputusan yang kontroversial dan merugikan Persib, Senin (14/02/2023).
Salah satu hal kontroversial yang dirinya lakukan adalah mengesahkan gol pertama PSM Makassar yang berbau offside. Selanjutnya juga tidak memberikan penalti kepada David Da Silva yang dilanggar di dalam kotak penalti.
Karena kekalahan tersebut, PSM berhasil menguasai puncak klasemen sementara Liga 1 dengan torehan 50 poin, sedangkan Persib Bandung harus tertahan di posisi ketiga dengan perolehan 46 Poin.
Ternyata oh ternyata, kepemimpinan wasit Dwi Purba selalu menjadi momok yang menakutkan bagi Persib Bandung ketika keputusasaan dirasa oleh Umuh Muchtar banyak merugikan Persib.
Dilansir dari suara Tasikmalaya, Wasit Dwi Purba Wicaksono menurut Komisaris PT Persib Bandung bermartabat Umuh Muchtar bukan kali pertama mengeluarkan keputusan kontroversial bagi Persib.
Pasalnya pada laga pembuka Piala Presiden 2019 ketika Persib melawan Tira Persikabo, wasit Dwi Purba malah bikin keputusan yang merugikan Persib. Bahkan usai laga saat itu bobotoh ngamuk dan mencemooh wasit.
Selain itu, saat memimpin laga antara RANS Nusantara FC vs PSM Makassar, di Stadion Pakansari, pada Senin (15/8/2022) lalu, Wasit Dwi Purba bikin kesal pelatih RANS Nusantara. Pasalnya, pelanggaran keras kiper PSM M Reza Arya Pratama tidak diganjar kartu merah.
Karena keputusan kontroversial itulah dirinya harus menjalani hukuman larangan memimpin pertandingan dalam delapan pekan oleh PSSI. (Rizal/*)
Baca Juga: INFOGRAFIS: Partai Ummat, Pengusung Politik Identitas
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Dari Yugoslavia hingga Hindia Belanda: Negara-Negara yang Pernah Tampil di Piala Dunia Kini Hilang
-
Serum Retinol Hanasui Dipakai Kapan? Ini Panduan yang Benar agar Hasil Maksimal
-
Red Velvet Rayakan 12 Tahun Debut dengan Comeback Grup Lengkap dan Fan-Con
-
Tergiur Kerja di Tambang Papua, Wanita di Lampung Utara Kena Tipu Janji Manis Residivis
-
Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP
-
BLEACH Rilis Ilustrasi Perjalanan Ichigo Jelang Final Arc The Calamity
-
Bocoran Tecno Pova 8 Pro Terbaru, Usung RAM 12 GB dengan Dimensity 7300
-
Dua Sejoli di Kampar Terciduk Curi Motor, Sempat Ngumpet di Atas Pohon
-
Moratorium SPPG Harus Jadi Momentum Audit Nasional, Bukan Sekadar Stop Dapur Baru
-
Fenomena Green Consumerism: Peduli Lingkungan atau Sekadar Tren Belanja?