/
Kamis, 16 Februari 2023 | 21:15 WIB
Bak Jodoh! Persib Bandung dan Persija Jakarta Sama-sama Rungkad, di Comeback Lawan dan Gagal ke Puncak Klasemen Liga 1 (Instagram Info Persib)

Suara Denpasar - Memang bagaikan jodoh, Persib Bandung dan Persija Jakarta pada pekan 24 Liga 1 2022/2023 memiliki cerita yang sama, yakni hampir memang dan kena comeback atas lawan masing-masing.

Terbaru Persija Jakarta harus kalah di hadapan lawannya yakni Bhayangkara FC yang berhasil mengamankan tiga poin setelah menang tipis 2-1 di Stadion Wibawa Mukti, Kamis (16/02/2023).

Dikutip dari Suara.com, Bhayangkara FC sempat tertinggal di babak pertama, namun di babak kedua dua gol dari Matias Mier dan Alex berhasil membalikkan keadaan.

Dengan tambahan tiga poin tersebut, Bhayangkara FC yang mengantongi 29 poin melesat ke posisi 10 klasemen sementara BRI Liga 1.

Sementara Persija masih berada di posisi dua dengan 47 poin dan gagal menyamakan point dengan pemuncak klasemen Liga 1 saat ini PSM Makassar.

Setali tiga uang dengan musuh bebuyutan mereka, Persib Bandung juga mengalami nasib yang sama namun lebih tragis lagi, dimana wasit yang memimpin jalannya pertandingan yakni Dwi Purba dianggap tidak adil.

Pertandingan yang dilaksanakan di Stadion Pakansari tersebut harus disudahi dengan kemenangan tipis 1-2 PSM Makassar atas Persib Bandung dan mengakhiri trend positif anak asuh Luis Milla.

PSM Makassar juga berhasil menjadi satu-satunya tim yang mampu mengalahkan Persib Bandung dua kali pada musim ini setelah pada putaran pertama lalu menghancurkan Maung Bandung dengan skor telak 5-1.

Tentunya hal tersebut sangat disayangkan skuat asuhan Luis Milla harus kalah ditangan PSM Makassar dan tertahan di posisi ketiga kalsemen sementara dengan 46 poin dibawah PSM Makassar 50 poin.

Baca Juga: Bobotoh Wajib Tahu! Wasit Dwi Purba Selalu Jadi Momok Persib Bandung, Ternyata Pernah Diprotes Umuh Muchtar, Bela PSM Makassar?

Hasil kurang maksimal yang diterima oleh kedua rival tersebut tentunya bakal membuat Liga 1 kedepannya bakal lebih menarik karena dari tiga tim teratas memiliki selisih poin yang tipis. (Rizal/*)

Load More