Suara Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster berjanji akan membenahi Kota Denpasar agar layak menjadi representasi dari Provinsi Bali.
Sebagai jantung atau ibu kota Provinsi, Kota Denpasar menjadi perhatian khusus Wayan Koster atau yang dia sebut dengan master plan penataan Kota Denpasar.
Menurut Koster, Kota Denpasar sebagai lintasan masyarakat internasional harus ditata sedemikian rupa agar indah dan bersih. Mulai dari jalan, drainase, transportasi, infrastruktur, pedestrian (jalur pejalan kaki), taman, termasuk kabel-kabel yang masih menggagu langit-langit Kota Denpasar.
"Denpasar adalah pusatnya Bali, karena itu dia harus bersih harus indah, jadi nanti kita bikin master plan untuk penataan Kota Denpasar bersama-sama dengan tim dari Pemprov dan konsultan dari Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) kita rancang pembangunan Kota Denpasar," kata Wayan Koster saat melakukan kunjungan kerja di Kota Denpasar pada Selasa (21/2/2023).
Terlebih khusus terkait kabel-kabel listrik yang berseliweran di langit-langit Kota Denpasar, Koster mengatakan hal itu sangat menggangu sehingga kabel-kabel itu harus ditanam atau dikubur dalam tanah.
"Kabel-kabel juga kacau balau, jelek sekali, nanti dikubur saja biar Denpasar ini indah dia. Apakah bisa? Sangat bisa, biayanya juga gak besar-besar amat," yakinnya.
Namun demikian, Koster menegaskan bahwa master plan penataan Kota Denpasar itu belum bisa direalisasikan pada periode ini. Untuk itu dia meminta dukungan dari masyarakat Kota Denpasar agar mendukungnya dalam pertarungan pilkada Bali 2024 nanti.
"Maka terus terang agenda saya ke depan, astungkara (jika Tuhan berkehendak) dua periode, agenda besarnya adalah Denpasar," pungkasnya. (*/Dinda)
Baca Juga: Divonis Ringan di Kasus Sambo, Kubu Arif Rahman Masih Pikir-pikir Ajukan Banding
Berita Terkait
-
Dua Anak WNI Asal Lombok Barat yang Meninggal di Turki Akan Dapat Beasiswa
-
Bule Belarusia di Bali Beli Ganja Via Telegram, Dibayar Pakai Kripto
-
Mau Punya Anak Lagi, Intip 11 Momen Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Jalan-jalan ke Bali Hanya Berdua
-
Lupakan Hasil Kontra Dewa United demi Kudeta Persib Bandung, Bali United Alihkan Fokus ke Persis Solo
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan