Suara Denpasar - Aktris Prilly Latuconsina membeberkan alasan mengapa saat ini artis Indonesia kerap duduk di bangku produser?.
Dilansir dari kanal YouTube Hahaha Tv, konten In Frame with Ernest Prakasa, Prilly menjelaskan hal tersebut.
"Nggak mungkinlah ada pemain sakit trus dipaksaain syuting apapun alasannya," ujarnya dikutip Suara Denpasa Selasa (28/2/2023).
Ucapan Prilly berdasar pada pengalamannya dalam sinetron Ganteng-Ganteng Serigala. Dia mengaku pernah gejala tipes tapi masih harus syuting meski hanya diambil gambar close up.
"Kita nggak pernah tahu imun tubuh dia kayak gimana. Kalau pas syuting dia pass out, yang rugi siapa? Pemain dan keluarganya yang merasa kehilangan. Produser bisa cari aktor lain," terangnya lagi.
Inilah yang menyebabkan Prilly membangun Production House dan menjadi produser.
"Karena aku nggak mau aktor dijadikan budak di lokasi," ucap pemain film Gita Cinta di SMA.
Menurutnya, hubungan produser dan aktor perlu simbiosis mutualisme.
"Aktor memberikan warna, memberikan kualitasnya untuk produksi film, ya produser juga begitu."
Baca Juga: Said Aqil Ancam Tak Bayar Pajak Kalau Penyelewengan Terbukti Dilakukan Rafael Alun Trisambodo
Dia menambahkan produser di proyek lamanya mengancam membunuh karakter yang sedang diperankan di sinetron kejar tayang.
"Sakit nih nggak bisa syuting, oh ya udah ganti aja. Dengan segampang itu, kita di-replace," curhat Prilly.
Ernest Prakasa menimpali, "Kenapa nggak dijawab 'Ya udah ganti aja gue'."
"Ya saat itu kita nggak punya power apa-apa. Cuma bisa nangis dalam hati. Jadi yaaa meskipun posisinya produser, di atas, dalam satu produksi, kita nggak boleh memperlakukan kru atau siapapun yang kita rasa di bawah kita tuh, kita harus memanusiakan partner kerja kita lah."
Sistem kerja yang tidak memanusiakan aktor membuat Prilly ingin mengubahnya. "Dan itu mungkin kayak revenge aku kali ya."
"Balas dendam dengan cara yang positif," kata Ernest.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Oknum TNI dan 2 Warga Sipil Ditangkap BNN di Bogor, Selundupkan 29 Kg Sabu Asal Aceh
-
Acha Septriasa: Bertahan di Pernikahan Toksik Demi Anak Tak Selalu Benar
-
Babak Baru Kasus Mayat Wanita di Serang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Cairan Hitam
-
Konsumsi BBM 65 Km/Liter! Ini Rahasia Dapur Pacu BYD M6 DM yang Baru Rilis di RI
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Catat Waktunya! Ini Rute Baru Konvoi Juara Persib dari Gedung Sate ke Gedung Merdeka
-
TWS Moto Buds 2 Rilis di Asia: Kolaborasi dengan Bose, Baterai Tahan Lama
-
Thalita Ramadhani Lolos ke Main Draw Malaysia Masters 2026, Percaya Diri Hadapi Pemain Elite
-
Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T