/
Selasa, 28 Februari 2023 | 18:45 WIB
Ribuan Massa Buruh Tani Kepung Gedung DPR RI, Tuntut Cabut Perppu Cipta Kerja (@FraksiRakyatID)

Suara Denpasar - Ribuan massa buruh, tani, ojol, dan mahasiswa kepung Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa 28/2/2023. Mereka mendesak Pemerintah untuk mencabut Perppu Ciptaker. 

"Yang datang 5 ribu buruh, tani, dan mahasiswa," ucap Sekjen Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Dewi Kartika, saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa, 28/2/2023.

Massa buruh yang menggelar aksi demonstrasi Perppu Ciptaker ini tidak hanya di sekitaran Jabodetabek. Bahkan ada pula aksi demonstrasi di Bandung, Semarang, dan Surabaya, Jawa Timur. Sebagaimana dikonfirmasi dari akun Twitter @FraksiRakyatID.  

"Massa buruh Kobra Jatim itu terdiri dari SPPJM, Partai Buruh, Sekobar, Kasbi Jatim, juga LBH memenuhi sudut Jalan Gubernur Suryo, di depan Gedung Negara Grahadi," demikian keterangan dari @FraksiRakyatID.

Mereka menilai bahwa Perppu Cipta Kerja yang digulirkan belakangan tidak lain merupakan praktik pembangkang konstitusi.

Dan alasan Presiden Jokowi menerbitkan Perppu Cipta Kerja oleh karena kegentingan yang memaksa akibat situasi geopolitik, dan ketidakpastian hukum bagi investor demi menyelamatkan perekonomian Indonesia, menurutnya, sungguh tidak masuk akal. 

"Padahal pada waktu bersamaan Presiden Jokowi dan sejumlah Menteri, menyatakan pertumbuhan perekonomian meningkat secara signifikan pasca pandemi Covid-19," ucap salah satu orator, dilansir Suara Denpasar dari Live Instagram live @KonfederasiKASBI_, Selasa 28/2/2023.

Sementara itu, ribuan personel gabungan telah disiagakan. Hal ini ditujukkan untuk mengawal jalannya aksi protes GEBRAK dan Aliansi Rakyat Indonesia, di depan Gedung DPR RI.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Tronoyudo Wisnu Andiko menyebutkan ribuan personel tersebut terdiri dari Satgasda, anggota Reserse, dan perbantuan dari Mabes Polri, TNI, dan Pemda.

Baca Juga: Teken Kontra Baru, Lionel Scaloni Pimpin Timnas Argentina Hingga 2026

"Satgasda 2.437 personel, Reskrim 345 personel, dan perbantuan dari TNI dan Pemda ada 816 personel. Total ada 3.598 personel," kata Trunoyudo, saat dikonfirmasi awak media Suara.com, Selasa, 28/2/2023. (Rizal/*) 
 

Load More