Suara Denpasar – Petarungan politik di Pilkada 2024 mendatang tampaknya mulai memanas.
Salah satu calon untuk Bupati Purwakarta yang menggantikan posisi Ambu Anne Ratna Mustika secara terang benerang tak lain adalah sahabat Kang Dedi Mulyadi, Saiful Bahri atau akrap disapa Om Zein.
Pergerakan Om Zein sebagai penantang baru di Pilkada Purwakarta rupanya semakin massif turun ke masyarakat.
Menarik untuk memikat hati warga Purwakarta Om Zein terus menggandeng Kang Dedi turun ke tengah masyarakat.
Om Zein pun kini mulai sowan ke sejumlah Partai Politik di Purwakarta. Salah satunya ke DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) seperti dilansir dalam Kanal YouTube Dulur Rahayu.
Komunikasi politik Om Zein ke sejumlah partai politik di Purwakarta tak lain untuk membangun kesetaraan visi dan misi untuk pembangunan Kabupaten Purwakarta ke depan nantinya.
Saat bersilatuhrahmi ke kandang DPD PKS cukup mengejutkan pengakuan dari Om Zein mengapa dirinya mencalonkan diri sebagai Bupati untuk meneruskan kemimpinan Kang Dedi dan turun menggandengn Kang Dedi.
Om Zein mengaku tidak ada alasan untuk tidak mengikuti jejak Kang Dedi.
“Jadi tidak alasan saya berguru pada beliau Kang Dedi,” jelas Om Zein, seperti dilansir Kanal YouTube Dulur Rahayu dikutif Suara Denpasar, Kamis (2/3/2023).
Baca Juga: Profil Sabrina Carpenter, Penyanyi yang Diduga Kekasih Baru Shawn Mendes
Kemudian yang kedua tidak ada alasan untuk tidak meneruskan kebijakan pembangunan dan berbagai macam kebijakan yang ada di Purwakarta digagas Kang Dedi.
“Terakhir ibu saya mengagumi Kang Dedi dan memasang foto beliau di rumah, apalagi saya,” kata Om Zein.
Sekedar diketahui Saepul Bahri Bin Zein atau Om Zein orang terdekat atau sahabat dari Kang Dedi Mulyadi dan konon didorong untuk menjadi bupati Purwakarta ke depan.
Selama ini Om Zein memang kenyang dengan dunia organisasi dan politik. Pasalnya Om Zein adalah mantan Aktivis HMI, Ketua KNPI Purwakarta dan Bendara DPW Partai Golkar Jawa Barat.
Selain itu kakak om Zein, Jajuli Juwaeni adalah Ketua Fraksi PKS di DPR RI. Tentu saja lobi kendaraan untuk terjun di kancah politik daerah tidak sulit bagi om Zein. ***
Berita Terkait
-
PN Jakpus Perintahkan KPU Tunda Pemilu 2024, Politisi PKS: Itu Kewenangan MK
-
Anggap Gugatan Partai Prima Salah Alamat, PKS: Putusan PN Jakpus Tidak Bisa Halangi KPU Jalankan Tahapan Pemilu
-
Sandiaga Dilirik PKS untuk Dampingi Anies, Dasco: Rasanya Komunikasi Resmi Belum Dilakukan
-
Tak Hanya Berkutat Di Tiga Nama, Ada Nama-nama Lain Yang Diajukan Jadi Bacawapres Anies
-
Keluarga Ferry Irawan Tuding Venna Melinda Sengaja Koar-koar Kasus KDRT, Gegara Bakal Nyaleg?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026