/
Sabtu, 04 Maret 2023 | 11:18 WIB
Kolase foto kebakaran Pertamina Plumpang  dan komentar warganet dari akun Twitter @Askrlfess dan Instagram @pertamina

Suara Denpasar – Masyarakat Indonesia kini digemparkan dengan berita kebakaran Depo milik PT Pertamina (Persero) di Plumpang, Jakarta Utara, yang terjadi pada Jumat (3/3/2023) malam hari sekitar pukul 20.11 WIB.  

Peristiwa tersebut dilaporkan telah menewaskan 13 nyawa, termasuk 10 orang dewasa dan tiga anak. Sedangkan jumlah korban luka bakar yang telah dievakuasi, tercatat sebanyak 49 orang yang terdiri dari tiga anak dan 46 orang dewasa. 

Akibat insiden tersebut, warganet kini mulai mempertanyakan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dimiliki Pertamina, lantaran dinilai tidak efektif mencegah musibah yang terjadi itu. 

Lewat kolom komentar Instagram resmi milik Pertamina, @pertamina, warganet berbondong-bondong meminta pertanggungjawaban dari perusahaan Bahan Bakar Minyak itu kepada para korban. 

“Gimana nih K3-nya Pertamina. Astagfirullah,” tulis akun @ronyxxx

“Lagi dan lagi. Risk management dan K3 patut dipertanyakan,” kata akun @luqmanxxx

“Tanggung jawab pertamina terhadap korban bagaimana sudah ada belasan yang tewas. Dan banyak orang yang luka-luka,” tulis akun @saoxx

“Tanggung jawab lu! Kasihan warga skitar gara@ lu pda kebakar, pada mati! Musibah g bkal ada seandainya safety bner@ srius.! Kompensasi tuh buat tiap warga! Urusin!” tulis akun @febryxxx

Menanggapi hal tersebut, pihak pertamina yang diwakili oleh Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, mengatakan akan memberikan penanganan terbaik bagi masyarakat terdampak. 

Baca Juga: Tips Sederhana untuk Meningkatkan Kemampuan Technical Writing, Coba Terapkan!

“Pertamina akan memberikan penanganan yang terbaik bagi masyarakat terdampak,” tutur Nicke Widyawati, dikutip dari laman Instagram @pertamina, Sabtu (4/3/2023). 

Pihak Pertamina menyebut akan memfokuskan penanganan kejadian di Integrated Terminal Jakarta Utara itu, dengan cara memprioritaskan evakuasi warga di sekitar lokasi.  

Kata Nicke, pihaknya berjanji akan melakukan evaluasi secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang kembali. 

“Kami akan melakukan evaluasi dan merefleksi menyeluruh di internal demi menghindari kejadian serupa terulang,” tuturnya. 

Selain itu, PT Pertamina Patra Niaga, fungsi terkait, dan segenap Aparat Penegak Hukum juga telah membentuk tim gabungan untuk terus menginvestigasi penyebab terjadinya insiden tersebut. 

Pertamina juga memastikan pasokan BBM tetap aman dengan back up supply dari terminal terdekat, seperti Kilang Cilacap dan Balongan. (*/Dinda)

Load More