Suara Denpasar - Viral di media sosial soal perjuangan seorang warga negara asing (WNA) asal India yang nekat ke Indonesia untuk bertemu pujaan hatinya.
Adalah Asib Ali, nama pria India itu. Tapi, sayangnya niat untuk menikahi sang pujaan hati malah bertepuk sebelah tangan.
Lamarannya ditolak oleh Gadis Wajo, Sulawesi Selatan, Syarifah Haerunnisa alias Nisa.
Dalam perjalanan drama asmara keduanya juga ada slentingan bahwa kedatangan pria India itu ke Sulawesi Selatan hanya untuk meminta uang Rp 9 juta yang pernah dia berikan.
Tudingan itu langsung dibantah oleh Asib Ali. Dia mengatakan, ongkos dari India ke Saudi dan selanjutnya ke Indonesia sudah lebih dari Rp 9 juta.
Jadi tak masuk logika jika dirinya dituding hanya untuk meminta kembali uang yang pernah diberikan ke Nisa.
Dia menegaskan, kedatangannya ke Indonesia karena takut sang pujaan hati menikah dengan pria lain.
Apalagi, Nisa berkali-kali meminta dirinya untuk segera ke Indonesia dan langsung lamaran.
"Saat dia datang dari India, dia hapus hampir semua chat karena di dalamnya ada video mereka yang nggak sopan dan imigrasi India cek hp-nya. Sini pun hpnya di cek, mau ke mana, ketemu siapa. Jadi, mereka cek semua. Karena dia (Asib Ali) takut, dia hapus semua chat," kata penerjemah Akash Elahi dilansir dari Trans TV Official, Sabtu 4 Maret 2023.
Selama berpacaran, keduanya memang kerap chat mesra dan saling mengirim video intim.
Baca Juga: Soal Irwan Mussry Digoda Pelakor, Maia Estianty: 'Gue Gak Peduli Ya'
"Pantes aja transferan lancar, ternyata ulalal Syarifah," kata @ellenfreili, salah satu warganet yang menduga motif Nisa karena dorongan ekonomi.
"Oh ternyata Ali sibuk lihat hpnya terus, mungkin itu lihat videonya sama si Saripeh," sahut akun @teh. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim