Suara Denpasar – Kasus kematian Selvi Amelia Nuraeni (19), mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Suryakencana, Cianjur, Jawa Barat, akibat tertabrak mobil pada 20 Januari 2023 masih menjadi teka-teki. Meski sudah menetapkan tersangka, namun justru muncul temuan yang diungkap media bahwa polisi melakukan rekayasa sehingga salah orang.
Kanal Youtube Narasi Newsroom melalui scientific crime investigasi mengungkap dugaan kendaraan yang sesungguhnya menabrak Selvi Amelia hingga tewas.
“Temuan kami mengungkap ada upaya menutupi kasus ini dari level Polres hingga Polda. Eksesnya, orang tak bersalah dikorbankan,” ucap narator di kanal Youtube Narasi Newsroom.
Video itu sudah viral dan dibagikan ke sejumlah platform digital. Sejak diunggah 7 Maret 2023 di kanal Youtube Narasi Newsroom, video tersebut sudah ditonton 567 ribu sampai Kamis siang (9/3/2023).
Dengan menelusuri sejumlah CCTV, tim Narasi mengungkap kejanggalan, dan menduga mobil Audi A6 yang disopiri Sugeng Guruh Gautama bukan penabrak Selvi.
Kejanggalan itu di antaranya jarak bawah bemper ke aspal lebih pendek dari diameter helm. Harusnya Selvi terseret, namun kenyataannya dia masuk kolong dan terlindas ban.
Juga ada pernyataan Sugeng sendiri yang menyatakan dia bukan penabrak Selvi. Bahkan, dia menyebut ada bukti videonya.
“Tidak ada sedikit pun (menabrak Selvi), Pak. Ada videonya. Ada buktinya,” kata Sugeng.
Lebih lanjut, sejumlah saksi mengungkap bahwa kepala Selvi masuk kolong dan terlindas ban. Salah satu saksi yang tidak pernah dihadirkan dalam rekonstruksi oleh kepolisian, juga berhasil ditemui tim Narasi.
Baca Juga: Terkuak! Selingkuh dengan Polisi, Rupanya Ini Profesi Mantan Pacar Yeni Inka
Saksi kunci itu adalah sopir angkot bernama Yusandi yang berada Persis di depan Selvi. Saat itu Yusandi mengerem karena mobil di depannya mengerem karena ada iring-iringan mobil polisi yang mengambil jalur lawan.
Dia menyebut, mobil yang diduga melindas Selvi adalah Pajero. Dalam rekaman CCTV kemudian diketahui bahwa Mitsubishi Pajero Sport ikut dalam konvoi polisi yang melakukan penyelidikan kasus pembunuhan dengan pelaku Wowon dkk.
Ketika ditanya wartawan soal mobil Pajero kenapa tidak dihadirkan dalam rekonstruksi, Kasi Humas Polres Cianjur, Ipda Nang Sunarya beralasan fokus pada kecelakaannya. Tidak dengan konvoi polisi.
“Rangkaian (mobil polisi) itu bukan menjadi obyek,” kelit Nanang.
Mobil Pajero Sport itu akhirnya terungkap merupakan kendaraan dinas Kasatreskrim Polres Cianjur. Itu diketahui dari nomor VIII 15.33. Kemudian diketahui VIII adalah kode Polda Jabar, 33 adalah kode Polres Cianjur, dan 15 adalah Kasatreskrim.
Hingga rekonstruksi dan gelar perkara yang menghadirkan Dirlantas Polda Jabar dan Kabid Humas Polda Jabar di Mapolres Cianjur, dinyatakan bahwa jumlah rombongan dalam konvoi polisi itu hanya 8 mobil. Dua di antaranya mobil pengawal. Sedangkan, temuan tim Narasi berdasarkan CCTV, rombongan itu ada 13 mobil.
Tag
Berita Terkait
-
Imbas Kasus Ferdy Sambo, Kasus Tabrak Lari di Cianjur Mulai Terkuak, Polisi Pelakunya?
-
Kasihan! Sambil Gendong Bayi Ibu Ini Curhat ke Kang Dedi: Sebut Suaminya Ditahan Polres Cianjur Kasus Mahasiswa Tabrak Lari
-
Ini Sosok Kompol D yang Bikin Penasaran Netizen, Suami Siri Nur-Penumpang Audi yang Tabrak Selvi
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!