Suara Denpasar - Berita heboh datang dari Gibran Rakabuming Raka, dirinya baru-baru ini terlibat perdebatan dengan warganet di sosial media.
Perdebatan itu terjadi di platfrom sosial media Twitter, Gibran menjawab argumen salah satu warganet yang berupa tuduhan bahwa dirinya tidak bertanggung jawab sebagai pemimpin Kota Solo.
Adapun topik yang diperdebatkan adalah soal kesiapan Stadion Manahan Solo, seorang pria yang merupakan warganet sekaligus warga solo menyampaikan tuntutan kepada Gibran untuk bertanggung jawab soal kesiapan stadion tersebut.
Cuitan seorang pria tersebut kemudian direspon kembali oleh Wali Kota Solo itu yang akrab dengan panggilan Mas Wali, ia membantah pernyataan seorang pria dalam cuitan tersebut.
Gibran tidak terima tentang cuitan warganet tersebut, ia seolah yakin merasa sudah melaksanakan tanggung jawab, maka dari itu ia bertanya balik tentang cuitan warganet tersebut.
Yang menjadi perhatian menarik dari perdebatan itu ialah cuitan Gibran yang memanggil sang warganet dengan panggilan 'mbak', padahal ia merupakan seorang pria, terlihat dari foto profil warganet tersebut dan nama akunnya.
Perdebatan itu terjadi di Twitter hingga menuai banyak perhatian warganet lainnya, dikutip Suara Denpasar dari Twitter @gibran_tweet pada Kamis, (9/3/2023).
Mulanya, seorang pria dengan akun Twitter @anto_cahaya menuliskan cuitan yang menyinggung Wali Kota Solo itu.
"Sebagai warga Solo berharap Stadion Manahan sudah siap sesuai protap. Bagaimana ini Mas Bro Wali @gibran_tweet Anda harus bertanggung jawab," tulis pemilik akun Twitter tersebut dalam cuitannya.
Kemudian, Gibran meretweet cuitan tersebut dan menuliskan cuitan balasan, tapi Wali Kota Solo itu memanggil pria tersebut dengan panggilan 'mbak'.
"Memangnya saya gak bertanggung jawab mbak?" tulis Gibran Rakabuming dalam cuitannya membalas cuitan sang warganet.
Tidak diketahui hal tersebut berupa sindiran sengaja atau karena faktor ketidaksengajaan, hanya Gibran sebagai penulis cuitan yang tahu maksudnya, namun banyak warganet salfok dengan panggilan 'mbak' tersebut.
Wali Kota Solo itu memang kerap berinteraksi dengan warganya atau warganet umumnya melalui sosial media Twitter, kali ini tak disangka-sangka dirinya terlibat perdebatan dengan seorang warganet.
Lantas saja perdebatan itu menuai banyak komentar warganet, banyak dari mereka tertawa atas cuitan Mas Wali yang memanggil sang warganet dengan panggilan 'mbak'.
"Nama udh gagah dipanggil "mbak". Ahahaha nyeri hate aing mah (sakit hati saya)," tulis akun @dadoars dalam kolom komentar cuitan tersebut. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Jelang Ulang Tahun ke-7, Jan Ethes Minta Kado Tak Terduga ke Presiden Jokowi, Ini Reaksi Selvi Ananda
-
Na In Woo dan Park Min Young Berpasangan di Drama Baru, Netizen Tak Setuju
-
Jisoo BLACKPINK Rilis Album Solo Pertamanya yang Bertajuk ME Akhir Bulan
-
Terbaru! Kepala Bea Cukai Makasar Andhi Pramono Jadi Sorotan Warganet, Diduga Miliki Harta Tak Wajar Sama Seperti Rafael Alun
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan