Suara Denpasar – Arya Saloka dan Amanda Manopo dibesarkan lewat sinetron Ikatan Cinta atau IC yang tayang di stasiun TV RCTI.
Amanda manopo memutuskan keluar dari IC setelah kontraknya berakhir.
Kini mantan rekan kerja Arya Saloka itu pun sibuk mengisi berbagai acara di banyak stasiun tv hingga menghadiri undangan podcast para artis.
Setelah keluar Ikatan Cinta Amanda Manopo coba keberuntungan menjadi host di Brownis dan Ketawa itu Berkah Trans TV.
Selain itu juga krab menjadi bintang tamu di berbagai program dengan kontrak jangka pendek.
Amanda Manopo blak - blakan singgung soal honor bekerja di dunia entertainment, terutama saat bekerja di sinetron Ikatan Cinta dan saat dirinya menjadi host.
Manda mengungkapkan jika dirinya telah menyelesaikan kewajiban di sinetron Ikatan Cinta. Tiba saatnya untuk dia memilih, ingin lanjut atau berhenti, dan Wanita itu pilih berhenti.
"Awal mulanya itu, saya sudah menyelesaikan tanggung jawab saya dengan baik, jadi ada dua pilihan lanjut atau tidak, das saya memilih tidak lanjut aja," kata Amanda Manopo dikutip dari Youtube MOP Channel saat sesi wawancara, Kamis (16/2/2023).
"Karena menurut saya ya udah cukup aja untuk bekerja disana dengan cerita yang tak tau harus berkembang seperti apa lagi, dan mencoba meraup rezeki di tempat lain," lanjutnya.
Baca Juga: Deretan Mantan Komentari PSIS Usai Dihajar Borneo FC, Lokal dan Asing, Serta Pelatih, Ngeledek?
Bagi Amanda Manopo menyudahi kontraknya dengan Ikatan Cinta bukan perkara bosan, ia pun sempat menyinggung soal honor dalam bermain sinetron dan menjadi host.
Diungkapkan mantan partner kerja Arya Saloka itu kedua pekerjaan tersebut sama - sama untuk mencari uang, terlebih honor menjadi host lebih menggiurkan dengan jam kerja yang cukup pendek.
"Gak gak ada yang bosen, kan sama-sama cari duit, toh budgetnya aja oke juga, syuting cuma dua jam doang lebih dari satu episode ya saya ambil lah," kata Amanda Manopo.
Lebih lanjut, selama memandu acara sosok wanita 23 tahun itu menceritakan jika menjadi host ia bisa menjadi dirinya sendiri, hanya saja ia harus menyesuaikan dengan tim creative saja.
"Pengalamannya kalau host kan panggil nama ya, ya saya jadi Amanda, cuma kan tergantung dari kreatif nya mau cerita seperti apa, mau bikin tema kaya gimana, mau dijadikan seperti apa, gitu-gitu doang sih," kata Amanda Manopo. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI