Suara Denpasar - Gubernur Bali I Wayan Koster memutuskan untuk melarang turis asing atau Warga Negara Asing (WNA) yang melakukan perjalanan wisata di Bali untuk menyewa atau rental motor. Hal ini berdasarkan penindakan Polda Bali yang menemukan turis asing melanggar aturan lalu lintas.
Melansir dari Portalmedia.id, seperti yang diberitakan sebelum-belumnya banyak turis asing yang melakukan pelanggaran aturan lalu lintas, seperti tidak pakai baju saat berkendara, tidak pakai helm, mengubah nomor polisi kendaraan sampai tidak memiliki SIM.
I Wayan Koster mengungkap pemprov setempat telah memiliki sejumlah peraturan yang mengatur tentang WNA melalui peraturan Gubernur Bali mengenai tata kelola pariwisata di provinsi ini. Hal ini termasuk tentang larangan bagi WNA menggunakan kendaraan motor dan hanya boleh menggunakan mobil atau travel agent.
Gubernur Bali tersebut berharap dengan berlakunya kebijakan baru pada tahun ini membuat pariwisata Bali lebih berkualitas dengan penegakan hukum dan aturan. Kebijakan ini diharapakan dapat dieksekusi pada tahun ini, mengingat pariwiasata bali sepi sebelumnya.
“Mengapa sekarang? Karena kami sedang berbenah sekarang ini karena waktu pandemi enggak berlakukan itu karena turisnya enggak ada. Sekarang mulai ramai lagi dan ditata.” Katanya.
Tak hanya itu, ia juga berharap Pemprov setempat memperketat pengawasan terhadap orang asng yang berwisata ke Bali mengingat banyaknya Wisman yang menyalahgunakan izin tinggal. Koster mengatakan bahwa pihaknya beserta tim pengawasan orang asing akan menindak tegas wisatawan yang melanggar aturan di Bali.
Koster juga mengatakan akan berkoordinasi dengan Kapolda, dan Kanwil Kemenkumham Bali untuk melakukan tindakan tegas terhadap turis, wisatawan , WNA, yang tindakan tidak sesuai dengan norma hukum yang berlaku di Indonesia dan budaya yang ada di Bali, khususnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Momen Piala Dunia U-20 di Bali, Stadion Dipta Akan Dijaga 2 Ribu Lebih Personel Kepolisian
-
Masuk Jalur Busway di Jakpus, Wanita Muda Tewas Terserempet Bus TranJakarta
-
Turis Rusia dan Ukraina Dapat 'Rapor Merah', Gubernur Bali Usulkan Cabut Visa on Arrival
-
Pria di Tebing Tinggi Curi Motor Ibunya Gegara Tak Diberi Uang Beli Susu Anak
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Harga Tiket Pesawat Meroket, Penumpang Bandara Sepinggan Turun Drastis
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
5 Moisturizer Mengandung Niacinamide, Mencerahkan Sekaligus Perkuat Skin Barrier
-
Samsung Galaxy A27 Muncul di Situs Resmi, Konfigurasi Memori Terungkap
-
5 Game Baru Bertarung di Medan Perang September 2026, Hindari GTA 6
-
Dana Cair, 77 Dapur MBG di Kepri Beroperasi Bertahap
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Tak Berizin, Dua Lokasi Pertambangan di Kampar Ditutup
-
Barang Diskon Belum Tentu Murah: Mengapa Kita Mudah Terkecoh Label Promo?
-
Beda Lipstik Hanasui Biasa dan Boba: Cek Perbandingan Shade, Aroma, dan Harganya