Suara Denpasar - Melansir dari Kanal YouTube Narasi Misteri, Mongol mengaku dulunya pernah menjadi jenderal sekte satanic Asia. Pada tahun 1997, Mongol akhirnya memutuskan untuk keluar dari komunitas satanic tersebut.
Melalui kanal YouTube Narasi Misteri, Mongol menceritakan masa-masa kelamnya di sekte tersebut. Mongol mengaku sekte ini banyak dipenuhi oleh anak-anak muda. Untuk menjadi anggota sekte ini, Mongol melakukan ritual satanic di mana ia diminta untuk memberikan darah, atau juga disebut sebagai perjanjian darah.
Bahkan, Mongol mengaku pernah meminum darah bayi.
"Dalam setiap ritual satanic tidak selalu harus ada darah. Tidak selalu dapat darah bayi. Kadang darah binatang," cerita Mongol.
Darah bayi yang digunakan untuk ritual ini didapatkan melalui kerjasama dengan klinik aborsi. Bahkan untuk ritual besar, bukan hanya darah yang digunakan, tapi juga organ tubuhnya.
"Ya saya sering makan organ tubuh bayi," ujar Mongol saat menceritakan masa kelamnya di sekte satanic tersebut. (*/Dinda)
Tag
Berita Terkait
-
Mongol Stres Rawat Anak Sendirian Usai Cerai, Mantan Istri Kini Muncul Ngajak Balikan: Dia Dengar Saya Punya Ferrari
-
Kelompok Pemuja Setan Makin Frontal? Mongol Stres Singgung Tahun 2024: Harus Waspada!
-
Mongol Prediksi Artis Amerika Akan Gelar Konser Pemujaan Setan, Minta Orang-Orang Waspada
-
Tolak Terapis Plus Plus Usai Manggung, Mongol Didatangi Panitia: Yang Cowok Juga Ada Bang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender
-
6 Zodiak Ini Bakal Dapat Kejutan Besar di Bulan Juli 2026
-
Tembus Rest Area Puncak, Ini Rute Kereta Api yang Sedang Dikaji Pemkab Bogor
-
Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis
-
Sespri Presiden Prabowo, Rizky Irmansyah Tiba-tiba Temui Jokowi di Solo
-
Kejar Karier Akting, Jeongyeon TWICE Diisukan Tinggalkan JYP Entertainment
-
Nobar Piala Dunia Jadi Momen Bonding Keluarga yang Tak Tergantikan
-
Ulasan Film The Substance: Pertarungan Dua Ego dalam Satu Tubuh yang Rusak
-
Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA
-
Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif