Suara Denpasar – Kekalahan demi kekalahan terus menimpa PSIS Semarang bersama pelatih baru, Gilbert Agius.
Hasilnya, dari lima laga yang dipimpin Gilbert Agius, Taisei Marukawa hanya mampu mengamankan satu poin dari laga kontra Persita Tangerang.
Sisanya berakhir tragis bahkan sempat mencatatkan kekalahan yang memalukan. Yakni kebobolan setengah lusin saat kontra Borneo FC.
PSIS Semarang pun hanya mampu mengoleksi 35 poin dari 29 pertandingan yang dihadapi. poin tersbeut pun hanya unggul 4 poin dari posisi klub papan bawah.
Atas hasil yang ditorehkan, para fans PSIS Semarang mengungkit rekam jejak atau CV pelatih yang kini mengasuh Taisei Marukawa dan kawan-kawan.
Salah satu netizen yang curhat mengaku dibully saat memberikan komentar atas rekam jejak Agius. saat itu ia menyampaikan fakta tentang Agius.
Dalam komentara unggahan Instagram PSIS hasil kontra Persija Jakarta (16/3/2023), @rifkyozz menyebutkan prestasi Agius menjadi pelatih tak sebaik prestasi kala menjadi pemain.
Padahal untuk merekrut pelatih idolanya dilihat dari cv saat menjadi pelatih dan pengalaman nya.
tapi anjut dia, pelatih bagus saja tidak cukup jika tidak diimbangi oleh kedalam skuad yang dimiliki. terlebih Coach Agius hanya menerima stok pemain yang tersedia.
Baca Juga: Deretan Fakta Menarik Usai Arsenal Disingkirkan Sporting Lisbon di Liga Europa
“Tpi pelatih apik top rak di kei kebebasan meneliti pemain pilihan ne Dewe Podo wae, (wah kui onok pemain apik larang rekrut ah) tanpa diteliti pelatih kepala, sesuai kebutuhan lini tapi kalau gak sesuai skema pelatih sama aja, kurang masuk,” kata @rifkyozz.
Sementara dilansir dari laman Liga Indonesia baru, Coach Agius menyampaikan permohonan maaf atas kekalahan yang diterima.
“Saya memohon maaf dengan hasil laga yang ada. Pertandingan sebenarnya berlangsung seimbang dan babak kedua kami dapat bermain lebih baik,” kata Gilbert Agius pada sesi jumpa pers usai pertandingan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba