Suara Denpasar - Komisaris PSIS Semarang Junianto kerap menjadi jujugan 'curhat' para penggemar atau Panser Biru ketika membahas klub kebanggaan mereka itu.
Sempat diisukan berpolemik dengan manajemen dan dikabarkan hengkang, Junianto hingga kini masih menjabat sebagai Komisaris PSIS Semarang. Jabatan itu pun masih tertulis di bio aku Instagramnya @anto_van_java.
Namun yang mengejutkan, tiba-tiba pada Jumat (17/3/2023), Junianto membuat unggahan di Instastorynya yang seolah menyentil manajemen PSIS Semarang saat ini. Hal itu karena ia menyinggung soal 'merogoh kantong' yang juga dapat diartikan 'mengeluarkan biaya'.
"Iki pak de @tugas.e.santoso @farna.ndana wani rogoh kantong jeru karo bpkne... anak2 semarang langsung ngedan maine," tulis Junianto sembari menunjukkan hasil akhir pertandingan Persebaya vs PSIS Semarang di Liga 1 2021/2022 musim lalu dengan skor 2-3.
"Itu dulu, sampek bertengger puncak klasemen @psisfcofficial," lanjutnya.
Frasa 'itu dulu' pun patut menjadi perhatian karena jika dibandingkan dengan kondisi PSIS Sekarang yang terus berada di trend buruk, tentunya sangat bertolak belakang.
Padahal, di awal bursa transfer musim ini lalu, PSIS Semarang termasuk klub yang cukup gercep menggaet beberapa pemain asing dengan performa yang baik. Seperti Taisei Marukawa, Alie Sesay, dan Carlos Fortes. Meskipun skuad diisi pemain asing yang elit, tampaknya PSIS Semarang harus merelakan peluang juara 1 musim ini.
Menanggapi postingan Junianto tersebut, Panser Biru pun meninggalkan banyak komentar di feeds.
"Sehat selalu Ebes & keluar, pas di Semarang jangan lupa mampir di markas PSIS bes, kasih semangat buat para punggawa pangeran Biru Mahesa Jenar,,, kangen kalimat Rogoh kantong kiri ," tulis akun shandy_iwan.
Baca Juga: Sinopsi dan Link Nonton Film Horor Qodrat Dibintangi Vino G Bastian
"wes pak tukuno wae pak, aku paham sampean meh numbas tapi pie maneh seng kono wae angel ngucul ke," tulis niam_asyari19.
"pak anto mbok yo'o di kandani management psis ben seng do genah bal balanne kalah kok dadi kebiasaan," tulis candra_taher.
"Bismillah pak, PSIS di tumbas wae pak dari pada sampean nanam saham neng klub Eropa,, mending tumbas klub PSIS wae pak," tulis akun wijayanto7439. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Kehilangan Lebih dari 10 Pemain Saat Hadapi Persita, Persija Berharap Pertandingan Ditunda
-
Jadwal Siaran Langsung BRI Liga 1 Hari Ini: Persik Kediri vs Persebaya Surabaya dan PSS Sleman vs Borneo FC
-
Pernah Diharap Temani Ray Redondo di PSIS Semarang, Kiper Timnas Indonesia Ini Fix ke Borneo FC?
-
5 Pemain Timnas Thailand Berstatus Pengangguran yang Bisa Direkrut Klub BRI Liga 1
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan