Suara Denpasar - Siapa tak kenal konglomerat asal Bali, pemilik toko Krisna Oleh-oleh Khas Bali. Namanya Gusti Ngurah Anom atau yang sering dikenal sebagai Ajik Krisna.
Tidak hanya di Bali, Toko Krisna miliknya itu telah menyebar di beberapa wilayah.
Saat berkunjung ke Kota Solo dan bertemu dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming, Ajik Krisna berencana akan membuka toko di Solo dengan nama Krisna Oleh-oleh Nusantara.
"Mudah-mudahan kalau dikasih jalan sama Tuhan kita akan berinvestasi di Solo. Seluruh produk UMKM yang ada di Jawa Tengah kita akan rangkul," katanya dikutip denpasar.suara.com dari kanal YouTube Solo Times, Selasa (21/3/2023).
Dia mengatakan saat ini Krisna Oleh-oleh Nusantara sedang berproses di Jogja. "Tinggal menunggu waktu, kita buka di Jogja dulu akhir tahun ini, 6 bulan kemudian semoga berjalan lancar sesuai harapan, setelah itu saya putuskan buka di Solo," ucapnya.
Alasan dia memilih Solo karena jarak tempuhnya dekat dari toko Krisna Oleh-oleh Nusantara yang sedang berproses di Jogja. Selain itu menurutnya Solo merupakan salah satu kota destinasi wisata di Jawa Tengah.
Terkait hal itu, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming mengatakan senang karena Kota Solo menjadi salah satu target investasi Krisna Oleh-oleh Nusantara. Apalagi investasi itu bergerak di bidang UMKM.
"Karena beliau itu pengusaha oleh-oleh khas daerah, beliau itu bisa menilai kota mana yang berpotensi, kota mana yang punya daya tarik. Dan yang saya suka dari Bang Ajik itu, dia kalau ke semua tempat yang di luar Bali pasti sowan ke pemilik-pemilik UMKM untuk bekerja sama," kata Gibran.
Selain menyampaikan keinginan berinvestasi, Ajik Krisna menyampaikan kekagumannya terhadap Gibran Rakabuming karena telah memberikan ruang bagi umat Hindu untuk menggelar parade Ogoh-ogoh dan memasang ornamen bernuansa Hindu menyambut Hari Raya Nyepi di Kota Solo.
Baca Juga: Gibran Rakabuming Panggil Seseorang 'Sayangku' di Twitter, Netizen: Cie sayang2an
"Samapi sekarang saya masih lihat ornamen-ornamen itu, saya salut sama beliau," tutupnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Apa Niat Salat Tarawih dan Witir Sendiri? Ini Bacaan Arab, Latin, dan Artinya
-
Lorong Menuju Laut: Perlawanan Perempuan Sangihe Melawan Korporasi dalam Novel Dian Purnomo
-
Terkait Rencana Borong 105 Ribu Mobil dari India, KPK Langsung Wanti-wanti Hal Ini!
-
Profil Bripda Muhammad Rio: Eks Brimob Polda Aceh yang Membelot Jadi Tentara Rusia
-
Borneo FC Dikalahkan Dewa United, Bojan Hodak: Fokus Tim Sendiri
-
KPK Soroti Pengadaan 105 Ribu Mobil India Mahindra oleh Agrinas: Waspada Praktik Pengondisian
-
Cak Imin Pastikan Bantuan BPJS Tepat Sasaran, Masyarakat Miskin Tetap Bisa Berobat
-
Film Antara Mama, Cinta, dan Surga: Tradisi yang Menekan Generasi Muda
-
Pengiriman 21 Kg Sabu ke Jakarta Gagal, 2 Kurir Narkoba Ditangkap di Deli Serdang
-
Purbaya Blacklist Keluarga Dwi Sasetyaningtyas usai Viral Hina RI, Tagih Balik Dana LPDP Plus Bunga