Suara Denpasar - Kasus penusukan yang berujung meninggalnnya I Putu Eka Astina yang sebelumnya diinisialkan KP dengan cepat bisa diungkap aparat kepolisian dari Polresta Denpasar.
Hal ini berkat respons cepat Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Mikael Hutabarat yang langsung memerintahkan Resmob dipimpin Kanit I Jatanras AKP I Ketut Sudiarta melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Kasus pengeroyokan dan penusukan yang berujung tewasnya Astina itu terjadi pada malam Pengerupukan atau Selasa tanggal 21 Maret 2023 sekitar pkl 21.00 wita.
Tepatnya di Jalan Veteran depan Dealer Suzuki Denpasar Utara. "Korban yang beralamat di Jalan Nangka Gang Kenari VII no.20 Dangin Puri Kaja Denpasar Utara mengalami luka tusuk di bagian kaki, dada dan perut sebelah kanan yang mengakibatkan korban meninggal dunia," katanya, Rabu 22 Maret 2023.
Di mana kronologi singkat kejadian diawali pada Selasa tanggal 21 Maret 2023 sekitar pkl 21.00 wita.
Korban sedang duduk-duduk bersama istri dan anaknya kemudian datang pelaku dan melihat ke arah korban kemudian korban tersinggung dan selanjutnya korban melempar botol berisi air dan mengenai anak pelaku.
Kemudian pelaku menoleh ke arah lemparan botol tersebut dan tiba-tiba korban meloncat dan memukul pelaku hingga terjatuh dan selanjutnya teman pelaku langsung mendorong dan memukul korban yang disusul dengan pelaku menusuk korban dengan pisau ke arah kaki, dada dan perut.
Diserang dengan senjata tajam, korban mengambil besi di tempat jualan sosis dan kemudian setelah itu pelaku kabur dan korban langsung di bawa ke RS Wangaya dan lanjut di rujuk ke RS Sanglah.
"Modusnya, pelaku memukul dan menusuk korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia," terangnya.
Baca Juga: Malam Pengerupukan Berdarah di Bali, Saling Tantang, Satu Korban Tewas dengan Tujuh Luka Tusukan
Atas laporan itu, petugas akhirnya memburu dua pelaku. Polisi akhirnya meringkus I Gede Santiana Putra dan I Dewa Gede Raka Subawa di sekitar Jalan Kenyeri, Denpasar. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal