/
Kamis, 30 Maret 2023 | 15:40 WIB
Lobi PSSI Gagal Redam Amarah FIFA, Kebobrokan Sepak Bola Indonesia Makin Disorot

Suara Denpasar - Status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 resmi dicabut FIFA pada Rabu (29/3/2023). Di tengah situasi ini, "tradisi lobi" PSSI menuai sorotan pecinta bola.

Salah satu yang menyorotinya adalah akun Twitter @SiaranBolaLive. Akun ini menyorot cara PSSI dalam menangani tragedi Kanjuruhan dan kasus penolakan Timnas Israel yang membuat FIFA marah.

Menurut akun tersebut, tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan 135 orang meninggal dunia ditangani dengan "memble".

Ketika Presiden FIFA Gianni Infantino datang ke Indonesia, PSSI nekat mengajaknya bermain fun football meski Indonesia masih berada dalam suasana duka.

Tujuannya adalah agar Indonesia dapat mengamankan status sebagai host Piala Dunia U-20.

Beberapa bulan kemudian, sejumlah politisi "menghancurkan" usaha PSSI dengan menyatakan penolakannya terhadap keikutsertaan Timnas Israel karena Israel adalah negara penjajah yang masih menindas Palestina.

Penolakan ini kembali membuat FIFA geram. Ketua PSSI Erick Thohir pun diutus Presiden Jokowi untuk melobi FIFA agar Indonesia dapat mempertahankan statusnya sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.

Sayangnya, "tradisi lobi" PSSI gagal menenangkan amarah FIFA sebab kini Indonesia batal menjadi tuan rumah ajang bergengsi tersebut.

Setelah merinci kedua kasus tersebut, akun @SiaranBolaLive langsung menyoroti kebobrokan sepak bola di Tanah Air.

Baca Juga: Haru! Ini Permintaan Pemain Timnas U-20 Hokky Caraka ke Ketum PSSI Erick Thohir: Kami Percaya Bapak

"Moral Story: Lobby Tidak Menyelesaikan Sepakbola Bobrok!" tulis akun @SiaranBolaLive, sebagaimana dikutip Suara Denpasar pada Kamis (30/3/2023).

"Hikmah: Pengelolaan Sepakbola Indonesia Bosok Harap Tau Diri!" sambung akun dengan 638 ribu pengikut tersebut.

Cuitan ini pun viral karena mendapat 2 juta tayangan dengan ribuan retweet dan belasan ribu like. Ratusan netizen pun ikut berkomentar untuk menyuarakan keprihatinannya.(Rizal/*)

Load More