Suara.com - Dari sekian masalah yang kerap dihadapi biker salah satunya yaitu aki soak. Pasalnya, motor yang akinya soak tidak akan bisa hidup. Bahkan, aki yang bermasalah juga bisa menyebabkan sorot lampu motor jadi redup serta suara klakson sangat pelan.
Jika sudah begini, maka untuk mengatasinya yaitu mengganti dengan aki baru. Hanya saja, demi menghemat pengeluaran, beberapa biker yang memilih untuk membeli aki bekas. Sebab dinilai lebih murah dan tak terlalu membebani.
Aki Bekas Motor Dihargai Berapa?
Pertanyaan mengenai harga aki motor bekas kerap kali ditanyakan oleh calon konsumen saat akan melakukan tukar tambah aki. Untuk harga aki bekas tentu beragam, tergantung pada jenis dan kondisi aki bekas yang hendak dibeli konsumen.
Ada yang masih cukup baik, misalnya bekas tukar tambah, maka harganya masih bisa agak mahal. Bahkan bisa hanya sepertiga dari harga barunya. Misalnya saja, harga aki motor baru Rp300 ribu, maka harga bekasnya ada yang menjual hanya Rp150 ribuan.
Info lebih detail mengenai harga bisa dikonsultasikan secara langsung saat datang ke outlet atau bengkel.
Meski begitu, membeli aki motor bekas tidak disarankan. Sebab, bisa saja aki yang dibeli justru tidak awet. Sehingga dapat menyebabkan motor mogok dan tidak bisa digunakan sewaktu-waktu.
Fungsi Aki pada Motor
Aki sendiri merupakan sumber energi listrik utama pada motor, di mana fungsi utamanya untuk menyuplai daya ke sistem starter, lampu, hingga pengapian. Hal ini berguna agar motor dapat menyala dan berfungsi secara normal. Tanpa adanya aki, maka komponen kelistrikan kendaraan tidak akan berjalan optimal.
Baca Juga: Cerdas Memilih Matic Honda 160cc Bekas: Performa Naik Kelas dengan Harga Lebih Terjangkau
Mengingat perannya sangat penting, para biker perlu memilih aki yang tepat. Jika salah pilih, tidak hanya akan membuat boros, namun juga bisa menurunkan performa motor secara keseluruhan.
Sebagaimana diketahui, terdapat dua jenis aki yaitu aki basah dan aki kering. Masing-masing jenis aki ini memiliki fungsi yang berbeda. Jadi, kamu mesti tahu dulu perbedaan antara dua tipe aki tersebut.
Perbedaan Aki Kering dan Aki Basah pada Motor
Aki basah merupakam jenis aki yang memakai larutan elektrolit yang terdiri dari campuran air suling serta asam sulfat yang berfungsi menyimpan dan menghantarkan listrik.
Sementara itu, aki kering adalah aki yang menggunakan elektrolit berbentuk gel atau dapar terserap dalam separator, sehingga tak perlu ditambah dengan cairan lagi.
Aki basah umumnya tersimpan dalam wadah semi transparan sehingga pengguna motor dapat memantau kadar air elektrolitnya. Sedangkan, versi kering wadahnya tertutup rapat dengan warna gelap, sehingga bagian dalam tidak akan terlihat.
Tegangan aki basah umunya bisa berubah-ubah, tergantung pada kondisi cairan di dalamnya. Apabila cairan berkurang maupun kualitasnya menurun, maka output listrik otomatis akan ikut menjadi tidak stabil.
Sedangkan versi keringnya mampu memberi tegangan yang lebih konsisten. Hal inilah yang menjadikan aki kering, lebih cocok untuk motor modern yang banyak mengandalkan berbagai fitur elektronik.
Jika dirawat dengan baik, maka aki basah dapat bertahan cukup lama. Namun sayangnya, beberapa pengguna kerap lupa untuk merawatnya, sehingga usia pemakaiannya jadi lebih pendek.
Di sisi lain, aki kering cenderung lebih awet lantaran lebih tahan terhadap oksidasi, getaran, hingga suhu tinggi. Sehingga cocok buat pengendara yang ingin solusi jangka panjang.
Terkait harga, versi basah jelas lebih hemat di kantong dan sangat mudah di temukan. Sementara itu, aki kering harganya tentu lebih tinggi, tergantung pada mereknya. Meski begitu, sebanding dengan segala kepraktisan dan daya tahannya.
Demikian tadi pertanyaan mengenai, aki bekas motor dihargai berapa. Seperti yang diketahui, harga aki bekas berbeda-beda tergantung pada jenis, kondisi dan mereknya. Semoga membantu!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Cerdas Memilih Matic Honda 160cc Bekas: Performa Naik Kelas dengan Harga Lebih Terjangkau
-
Cek Harga Honda Vario, Stylo, PCX, dan ADV 160 per Februari 2026 Sebelum Meluncur ke Dealer
-
Pelumas Baru Motul untuk Efisiensi Bahan Bakar Motor yang Lebih Baik
-
Menuju Panggung Dunia Astra Honda Racing School 2026 Pilih 10 Pebalap Muda Terbaik
-
Terpopuler: Tanda Ban Motor Harus Diganti, 5 Pilihan MPV di Bawah Rp70 Juta
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Jadwal Operasional Samsat Libur Imlek 2026: Catat Tanggal Kembali Buka dan Cara Bayar Pajak Online
-
Strategi Hyundai Hadapi Gempuran Mobil Hybrid dan Listrik di Indonesia
-
5 Mobil Bekas Mulai 50 Jutaan: Air Intake Tinggi, Aman Terjang Banjir Sebetis Orang Dewasa
-
Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
-
Cerdas Memilih Matic Honda 160cc Bekas: Performa Naik Kelas dengan Harga Lebih Terjangkau
-
Gak Perlu Naik Motor Lagi! Ini 5 Opsi Mobil Bekas 70 Jutaan yang Siap Diajak Mudik Lebaran 2026
-
Suzuki Ogah Ikut Perang Harga Meski Honda dan Toyota Mulai Banting Harga
-
Cek Harga Honda Vario, Stylo, PCX, dan ADV 160 per Februari 2026 Sebelum Meluncur ke Dealer
-
Tips Rawat Mobil Pascabanjir dan Cara Cegah Kerusakan Transmisi Matik Saat Musim Hujan
-
Bukan Cuma Musibah, Jalan Rusak Ternyata Ada UU yang Bisa Seret Pejabat ke Penjara