Suara Denpasar - Aksi protes terhadap rancangan UU peradilan yang diinisiasi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Malah aksi protes kian membara, pada hari Sabtu, (1/4/2023).
Sebelumnya, proses pengesahan UU peradilan ditangguhkan karena puluhan ribu orang turun ke jalan. Aksi protes itu berlangsung selama 13 minggu berturut-turut, dan menuntut penghapusan UU peradilan seluruhnya.
"Kami akan menang, karena ini bukan sesuatu yang bisa kami jalani. Kami tidak bisa hidup di negara yang tidak demokratis," kata Limor Moyal, seorang demonstran di Tel Aviv, dilansir dari Middle East Eye, Minggu, (2/4/2023).
Sebagai informasi bahwa aksi protes warga kian memanas usai Benjamin Netanyahu mengumumkan pemecatan Menteri Pertahanan Yoav Gallant.
Pemecatan itulah yang kemudian memicu mogok massal yang diinisiasi buruh Israel. Media Israel memperkirakan lebih dari 150.000 orang menghadiri aksi protes anti-pemerintah yang digelar secara nasional di Tel Aviv pada hari Sabtu, (1/4/2023).
Sebelumnya, pada hari Selasa, perwakilan partai kanan-kiri memulai pembicaraan di kediaman Presiden Isaac Herzog. Hal ini dilakukan untuk merumuskan undang-undang yang dapat diterima oleh kedua sisi spektrum politik.
Banyak komentator politik dan tokoh oposisi menyuarakan suara skeptisisme tentang kemungkinan upaya mediasi Herzog itu. Dan koalisi ini mengatakan akan menyelesaikan undang-undang di sesi parlemen berikutnya jika pembicaraan gagal. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Gejolak Protes Mewabah di Eropa, Ada Apa?
-
Heboh Jadi Negara yang Ditolak Wayan Koster, Ribuan Orang di Israel Mogok Massal, Ada Apa?
-
CEK FAKTA: Suasana Istana Mengerikan! Jokowi Diusir Warga dari Ibu Kota, Buntut Tunda Pemilu?
-
Protes Kepada Benjamin Netanyahu, Dubes Israel untuk Prancis Mungundurkan Diri
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan
-
Rekomendasi Ombre Lip Cream OMG yang Tahan Lama dan Tidak Kering, Lengkap dengan Review Pengguna
-
Misi Mustahil: Saat Negara Kecil Berpenduduk 500 Ribu Jiwa Siap Guncang Argentina di Piala Dunia
-
5 Serum Lokal di Bawah Rp50 Ribu untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Lengkap dengan Review
-
Koneksi dan Loyalitas Jadi Jalan Pintas, Apa Kabar Meritokrasi?
-
Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo
-
5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil
-
Pria Jepang Jadi 'Pahlawan' di Stadion, Tapi 'Beban' di Rumah Tangga
-
Bayar Pajak Kendaraan di Bekasi Bisa Dicicil, Begini Caranya
-
Berawal dari Sekolah di Perbatasan, Inovasi Kulit Pisang Ini Kini Bawa Indonesia ke Kancah Global