Suara Denpasar - Langkah Rektor Unud Prof. Dr. I Nyoman Gde Antara melayangkan gugatan praperadilan ditanggapi santai oleh BEM Unud. Mereka menilai, itu adalah hak sebagai tersangka dan sah secara hukum.
Bukan hanya Rektor Unud, ada dua lagi tersangka yang mengajukan gugatan yang sama atas penetapan tersangka dugaan korupsi dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) oleh tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali.
"Menurut kami memang sah hak mereka untuk menantang balik kejaksaan, kita lihat saja nanti, apakah memang prosedur penetapan tersangka yang dipermasalahkan, atau mengenai hal lain," ujar Ketua BEM Unud I Putu Padma.
Tentunya praperadilan penting sebagai chek and balance dalam proses penegakan hukum. Apalagi banyak politisi yang ikut berkoar-koar dalam kasus ini. Ditambah dilemparkannya isu-isu ke media.
"Tentunya dari kami mahasiswa juga mempertanyakan. Entah memang hal tersebut dapat divalidasi atau cuma narasi kosong, kita tunggu pembuktian dan kita lihat, apabila narasi tersebut salah ya otomatis kita bisa lihat, opini saya, entah mencari eksistensi, diminta pertolongan untuk menggiring opini masyarakat, atau bahkan ada hal yang "disembunyikan". Namun apabila benar, ya kami akan mempertanyakan profesionalisme kejaksaan dalam mengusut hal ini," terangnya.
Namun pihaknya percaya, aparat penegak hukum pasti melaksanakan penyidikan dengan baik, dan tentunya aneh saja kalau memang gara-gara hal personal atau sentimen pribadi yang menjadi alasannya. "Saya yakin lembaga sekelas kejaksaan tidak mungkin menetapkan tersangka, tanpa bukti yang jelas," yakin dia.
Pihaknya juga mengunggah konten ke Media Sosial BEM Udayana di tanggal 1 April, moment
"april mop" yang menjadi bahan candaan di kalangan mahasiswa, dengan judul postingan
"BEM UDAYANA mendukung pembuktian rektor tidak bersalah" dengan latar foto Penyerahan Udayana Award dari Prof. Antara ke Mahfud MD.
Baca Juga: CGT! Praperadilan Rektor Unud Gampang Dipatahkan Kejati Bali
Dalam postingan ini BEM Udayana mendukung rektor tidak bersalah, namun diakhiri dengan video "tapi bohong"
"Saya lihat di media juga, permohonan Prof. INGA telah masuk ke PN Denpasar dengan nomor perkara No.7/Pid.Pra/2023/PN Dps. Dan 2 TSK lain dengan nomor register 8/Pid.Pra/2023/PN Dps. Berarti ada 1 TSK yang tidak atau belum melakukan pendaftaran. Kalau memang tidak berkenan, ya berarti ada satu dan lain hal yang perlu kita perhatikan juga," ungkapnya.
BEM Udayana dengan tegas menyatakan, pihaknya mendukung proses hukum yang berjalan.
"Kami menghormati aparat penegak hukum, dan semoga tidak ada intervensi atau gangguan dari pihak manapun. Dengan diajukannya gugatan praperadilan, berarti para tersangka dan tim hukum merasa benar. Padahal, mereka sendiri mengakui ada kesalahan administrasi dan sistem. Saya pribadi melihatnya lucu, angka Rp 1,8 miliar itu tidaklah sedikit," sentil dia. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur