Suara Denpasar - Dito Ariotedjo membuat terobosan baru setelah dilantik menjadi Menpora, yaitu liga yang masif di level kampung hingga level pendidikan sekolah dan kuliah.
Liga olahraga yang masif terutama liga antar kampung itu merupakan tugas dari presiden usai dilantik sebagai Menpora.
Meski baru saja dilantik jadi Menpora, Dito langsung mendapatkan 3 tugas penting dari presiden.
Jokowi menyampaikan 3 tugas penting untuk Dito Ariotedjo, diantara 3 hal tersebut salah satunya adalah tentang memajukan liga antar kampung.
Politisi Golkar itu tidak bisa duduk santai di akhir-akhir masa periode kabinet Indonesia Maju, dengan waktu yang lebih minim, Menpora harus kerja ekstra menyelesaikan PR dari presiden.
Lantas apa saja 3 tugas dari presiden Jokowi itu? Pertama, yaitu memprioritaskan cabang olahraga (Cabor) yang potensi mendapatkan mendali di Seagames dan Aseangame mendatang.
Kedua, yaitu liga-liga olahraga yang masif dilaksanakan di lini antar sekolah, perkuliahan, serta liga antar kampung.
Ketiga, yaitu kemajuan sport industri di Indonesia harus segera dikerjakan oleh Menpora yang baru.
3 PR itu dijelaskan langsung oleh Menpora Dito Ariotedjo usai dilantik oleh presiden, pernyataan itu diunggah oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden sebagaimana dilansir Suara Denpasar pada Selasa, (4/4/2023).
Baca Juga: Bertemu Menpora Zainudin Amali, Signal Pratama Arhan Dilepas Tokyo Verdy Kian Kuat?
"Ada tiga poin dari pak presiden, yang satu pak presiden ingin di agenda event Seagames dan Aseangames kita memprioritaskan Cabor-Cabor yang potensi mendapatkan mendali," ujarnya menyampaikan.
Selanjutnya, Dito Ariotedjo menyampaikan bahwa ia mendapat tugas penting terkait liga olahraga di Indonesia harus masif bukanya hanya level nasional, melainkan liga antar kampung, liga antar sekolah dan liga antar universitas juga harus dibangkitkan agar masif.
"Yang kedua, pak presiden ingin liga-liga pertandingan olahraga itu masif dilaksanakan di level tingkat pendidikan sekolah dan kuliah, dan juga untuk rakyat kita diminta menggalakkan liga antar kampung," ujarnya melanjutkan.
"Yang ketiga, pak presiden ingin ekonomi sport industri kita ini semakin maju," ujarnya melanjutkan.
Itulah tugas Dito Ariotedjo yang sekarang baru saja dilantik menjadi Menpora, masa depan olahraga Indonesia ada di tangannya dalam waktu singkat ini.
Tentu saja terobosan baru yang akan dilaksanakan Menpora ialah liga antar kampung yang akan melibatkan masyarakat secara langsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan