Suara Denpasar - Sama seperti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, nama Rayyanza Malik Ahmad juga tak kalah populer dibanding kedua orang tuanya.
Wajahnya yang lucu serta tingkahnya yang menggemaskan membuat putra kedua Raffi Ahmad selalu sukses mencuri perhatian warganet. Namun, alih-alih Rayyanza, adik Rafathar ini lebih dikenal dengan nama Cipung.
Sayangnya, sang nenek, Rieta Amilia, tak suka jika cucunya itu dipanggil Cipung. Bukan tanpa alasan, hal itu lantaran menurutnya nama adalah doa.
Sedangkan Rayyanza sendiri sebenarnya memiliki makna bagus, yang artinya adalah cahaya ketampanan yang akan menjadi raja. Menurut Mama Rieta, nama yang disematkan pada cucunya itu seperti nama binatang capung yang bisa terbang.
"Cipung gitu loh. Ya boleh sih sebenarnya, Cipung itu 'kan yang bisa terbang-terbang itu 'kan?" katanya yang kemudian tertawa, seperti dilihat pada unggahan akun gosip Instagram @rumpi_gosip, Rabu (5/4/2023)
Lebih jauh, Mama Rieta menduga jika panggilan cipung itu mungkin berasal dari Nagita Slavina sendiri yang gemas dengan anaknya. Namun kemudian tak disangka jika hal itu justru membuat orang-orang ikut memanggilnya demikian.
Selanjutnya, Mama Rieta berharap agar cucunya tetap dipanggil Rayyanza, meski hal itu mungkin sulit karena dirinya tidak bisa melarang orang untuk memanggil Rayyanza dengan sebutan Cipung.
"Nama itu 'kan doa ya. Jadi tetap aja Rayyanza. Tapi 'kan kita enggak bisa melarang orang juga. Kita mengingatkan jangan dong namanya bagus-bagus, gitu," lanjutnya lagi.
Warganet yang melihat ini pun ikut menanggapi pernyataan Mama Rieta. Banyak dari mereka yang menceritakan hal serupa.
Baca Juga: Viral Video Seorang Santri Mirip Rafathar Versi Gede, Bikin Netizen Salfok
"Sama, aku juga gak suka anak-anakku dipanggil ini itu kecuali nama aslinya, nama itu bagian dari do'a," kata warganet @ateks.m.
"Capung itu nek," kata @sultan_babyshop sambil menyertakan emoji tertawa.
"Mama Rita adalah mamaku yang suka ngomel kalo aku manggil anakku ga sesuai namanya," sahut akun @nurhannyfauziyah. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
Kocak, Cipung Masuk 100 The Best Face Asian 2023 Bersama Lee Min Ho dan V BTS
-
Gemasnya Maksimal! Cipung Semangat Joget Di Acara Sahur Meski Masih Muka Bantal: 'Cari Cuan Sejak Dini'
-
Nagita Slavina Bikin Sayembara Berhadiah Uang Jutaan Rupiah, Syaratnya Cuma Bikin Cipung Ketawa?
-
Kesampaian Sahur Bareng Cipung! Suami Artis Terkenal Ini Manfaatkan Sus Rini
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Layanan Digital, Beli Paket Data Telkomsel Kini Bisa di BSB Mobile
-
Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
-
RANS Mau IPO, Raffi Ahmad dan Gigi Bidik Dana Segar Rp429,25 Miliar
-
Pekerja Dilecehkan, PT USU Dampingi Korban Dapatkan Keadilan
-
Apakah Bedak Kelly Sudah BPOM? Simak Klaim Produk dan Review Penggunanya
-
Lionel Messi Jadi Raja Gol Piala Dunia, Tapi Rekornya Terancam Disalip Mbappe
-
Comeback OH MY GIRL Ditunda, Album Grup Dijadwalkan Ulang Rilis 2027
-
Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'
-
PLN Kekurangan Batu Bara 20 Juta Ton, Bahlil Turun Tangan Bentuk Tim Pengawas Khusus
-
Putri Sirkus dan Lelaki Penjual Dongeng: Ketika Ide Menjadi Komoditas