Suara Denpasar - Gubernur Bali, Wayan Koster kembali menolak atlet dari Israel dalam ajang Association of National Olympic Committees (ANOC) World Beach Games (WBG) yang akan berlangsung di Bali pada 5-12 Agustus 2023 mendatang.
Sebelumnya, dia juga menolak Timnas Israel U-20 dalam ajang Piala Dunia U-20 di Bali.
Penolakan Gubernur Bali, Wayan Koster berpegang pada amanat UUD 1946 yang pada intinya adalah Indonesia anti terhadap penjajahan. Israel disebut sebagai negara yang menjajah Palestina selama ini.
Dengan alasan itu dia menolak Timnas Israel U-20 bermain di Bali. Dan yang terbaru menolak atlet dari Israel di ajang World Beach Games di Bali.
Terkait penolakan Wayan Koster itu, praktisis pariwisata Hery Angligan memberikan kata mutiara. Hery Angligan menyebut Gubernur Bali jangan munafik.
Kemunafikan itu menurut Hery tergambar dalam sikap tebang pilih Wayan Koster dalam membanned (melarang) suatu negara datang ke Bali.
Sebab banyak negara yang sedang menginvasi (kekerasan senjata) negara lain tetapi diterima datang ke Indonesia dan datang ke Bali sebagai wisatawan.
"Munafik jadinya, satu kita bilang menolak Israel karena kemanusiaan, tapi kenapa kemudian kita gak melihat Rusia yang sedang menginvasi Ukraina, kenapa kita gak banned juga, wisatawan-wisatawan Rusia berkeliaran di Bali saat ini, apakah itu bukan suatu kemunafikan," kata Hery.
Sebagai praktisi pariwisata, Hery mempertanyakan masa depan pariwisata Bali yang terkenal dengan toleransi yang sekarang sudah direcoki dengan urusan lain. Sikap Koster itu menurutnya bisa membuat Bali mendapat tekanan dari internasional, dan itu sangat berdampak pada pariwisata Bali.
Karena itu, Hery Angligan menyarankan agar Gubernur Bali Wayan Koster tidak membicarakan hal-hal yang bukan menjadi kewenangannya. Karena urusan hubungan luar negeri merupakan urusan pemerintah pusat.
"Saran saya beri masyarakat itu pemahaman politik yang baik, kalau memang bukan kewenangan kita sebaiknya seperti yang dikatakan pak Wakil Gubernur saja, tunggu arahan dari pusat," tutup Hery Angligan. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun ground check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Ayahnya Pernah Main di Piala Dunia, Pemain Muda Keturunan Indonesia Ini Terusir dari PSV
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Pesan Suara dari Nomor Asing
-
Sentil Toxic Relationship, Awdella Rilis Aku Juga Manusia: Jangan Sampai Kehilangan Diri Sendiri
-
Selain Wakaf Alquran, Taqy Malik Pernah Dicari Polisi Arab Saudi Gara-Gara Jual Sedekah Makanan
-
Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram
-
8 Sunscreen Jepang Terbaik, Ini Formula dan Proteksinya yang Jadi Andalan