Suara Denpasar – Sebuah kisah menarik dari pengalaman sekaligus cukup menegangkan bagi seorang Coach Indra Sjafri atau biasa disapa Coach Indra.
Dikutip dari Kanal YouTube Baim Paula, Kamis (06/04/2023) diceritakan kala bertandang ke Aceh, Coach Indra bersama timnas memang melakukan sebuah tour keliling setelah meraih juara dan Aceh menjadi salah satu daerah yang menjadi tempat tujuan untuk bertanding dengan tim yang ada di daerah tersebut.
Pada tahun 2014, rumor tentang Gerakan Aceh Merdeka (GAM) masih terasa hangat sehingga Coach Indra mengambil sebuah langkah penting ketika melakukan tour ke Aceh. Sebab 30% kekuatan timnas U19 pada waktu itu, berasal dari anak-anak terbaik Aceh dengan 3 pemain di dalamnya.
Sebagai kapten timnas, Evan Dimas kemudian digantikan oleh Coach Indra dengan mengambil salah satu pemain timnas asal Aceh untuk menggantikannya. Mengingat bahwa Aceh menjadi tempat tujuan bertanding dan mungkin sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat dan para pemuda Aceh.
Dampak dari keputusan Coach Indra tersebut, menghasilkan riuhnya penonton memenuhi Stadion Harapan Bangsa di Aceh pada waktu pertandingan akan dimulai. Setelah menyelesaikan pertandingan timnas melawan tim di daerah Aceh, Coach Indra ingin melakukan refreshing lalu mengajak para pemain timnas U19 untuk mencicipi kopi di kedai yang terdapat di Aceh.
Dikarenakan adanya rumor GAM yang masih memanas, sehingga Coach Indra dan para pemain timnas dijaga oleh beberapa orang tentara sebagai bentuk pengamanan untuk mereka. Tetapi pada saat yang bersamaan juga hadir seseorang di sekitar mereka pada sudut kedai tersebut, dan karena penasaran Coach Indra kemudian bertanya kepada tentara penjaga.
Tentara penjaga itu menjelaskan kepada Coach Indra kalau seseorang yang sedang duduk di sudut itu adalah Panglima dari tentara GAM.
Tanpa ragu, Panglima GAM kemudian menyapa dan mendekati Coach Indra yang sedang duduk santai bersama timnas U19 sehingga membuat Coach Indra merasa sedikit khawatir.
Tetapi Panglima GAM tersebut membuat Coach merasa terharu, karena bukannya ingin menakuti atau melakukan hal buruk kepada mereka, melainkan Panglima GAM justru memberi salam dan memeluk Coach Indra.
Baca Juga: Nikita Mirzani Singgung Masa Lalu Dewi Perssik Saat Di Penjara, Tuding Lesbi Hingga Tukang Aborsi
Seperti dilansir dari kanal YouTube Baim Paula yang tayang pada Kamis (06/04/2023), “Coach Indra, baru tadi malam saya merasakan bagian dari bangsa Indonesia.” Ucap Panglima GAM kepada Coach Indra dan timnas yang hadir turut mendengarkan pernyataannya.
Coach Indra pun berpikir tentang alasan Panglima GAM ini merasa menjadi bagian dari Indonesia karena adanya keterlibatan beberapa anak Aceh di dalam timnas U19 Indonesia. Sungguh sebuah pelajaran yang sangat berharga. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Berzina dengan Ipar, Wanita Cantik di Aceh Menangis saat Dihukum Cambuk 100 Kali
-
Beredar Video Mensos Tri Rismaharini Bertengkar dengan Warga Aceh Timur, 'Ibu juga harus hargai masyarakat!'
-
PWI Aceh Ajukan Diri sebagai Tuan Rumah Porwanas XIV Tahun 2025
-
Duh, Seekor Gajah Sumatera di Aceh Mati Setelah Makan Pupuk
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Persija Bantah IPO, Tegaskan Belum Ajukan Pencatatan Saham ke BEI
-
Mau Ditangkap, Benjamin Netanyahu Minta Zohran Mamdani Jadi Walikota untuk Muslim Hingga Yahudi
-
BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026
-
Bisnis Merchant Tumbuh, Transaksi QRIS Meningkat Berkat Transformasi Digital BRI
-
Nyawa Dibayar Ayam Sabung: Alarm Keras untuk Penegakan Hukum dan Nurani Kita
-
Ekshumasi Jadi Opsi! Polisi Bakal Bongkar Makam Sutrimo Demi Ungkap Tabir Kematian
-
BRI Genjot Transformasi Digital, Merchant Berkembang dan Transaksi QRIS Melesat
-
Rupiah dan Saham Melemah Imbas Gubernur BI Mundur, Ini Langkah Prioritas Pejabat Sementara