Suara Denpasar - Seekor gajah sumatera ditemukan mati di wilayah Desa Sri Mulya, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (14/10) malam. Dari asil nekropsi atau autopsi, gajah tersebut mati akibat memakan pupuk di kebun warga.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh kini berkoorinasi dengan Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Wilayah Sumatera maupun kepolisian untuk mengusut kematian gajah sumatera tersebut.
"Kami terus berkoordinasi dengan Balai Gakkum dan kepolisian terkait ditemukannya satu individu gajah mati di Aceh Timur," kata Kepala BKSDA Aceh Agus Arianto, dkutip dari Antara, Selasa.
Sebelumnya, dari hasil olah tempat kejadian perkara, lokasi temuan gajah mati tersebut berada di wilayah perkebunan masyarakat.
Hasil olah TJP juga tidak ditemukan benda tajam atau alat yang diduga penyebab kematian gajah.
Namun, kata Agus Arianto, terdapat gubuk kebun warga yang dirusak gajah liar sekitar 200 meter dari temuan gajah mati itu. Diduga, gajah tersebut memakan pupuk di gubuk tersebut
Dia mengatakan apabila ditemukan dugaan adanya kelalaian pemilik kebun atas penggunaan bahan atau alat yang berpotensi membahayakan dan menyebabkan kematian satwa, BKSDA Aceh akan minta pihak kepolisian untuk mengusut hingga tuntas.
Dia mengatakan gajah yang mati tersebut berjenis kelamin betina dengan perkiraan umur enam hingga tujuh tahun. Gajah tersebut mati diperkirakan dua hingga tiga sebelum ditemukan.
Saat ditemukan, posisi satwa tersebut mati terbaring, mengalami pembengkakan pada bagian perut. Lidah membiru, pembengkakan hati, serta terdapat pendarahan di bagian lambung dan usus.
Baca Juga: Muka Jadi Bengkak dan Akui Punya Penyakit Autoimun, Denise Chariesta:Kayanya Gue Kena Azab Deh!
"Namun demikian, guna mengetahui kepastian penyebab kematiannya, sampel organ yang meliputi lidah, paru, jantung, lambung, usus halus, usus besar, hati, limpa, ginjal, serta isi saluran cerna dikirim ke laboratorium forensik," kata Agus Arianto.
Merujuk pada daftar dari The IUCN Red List of Threatened Species, gajah sumatera hanya ditemukan di Pulau Sumatera ini berstatus spesies yang terancam kritis, berisiko tinggi untuk punah di alam liar.
BKSDA Aceh mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam khususnya satwa liar gajah sumatera dengan cara tidak merusak hutan yang merupakan habitat berbagai jenis satwa, serta tidak menangkap, melukai, membunuh.
Selain itu, juga menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup ataupun mati serta tidak memasang jerat ataupun racun yang dapat menyebabkan kematian.
"Semua perbuatan terhadap satwa liar dilindungi tersebut yang dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Agus Arianto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek