Suara Denpasar – Persebaya Surabaya gagal tampil sebagai pemenang atas Persis Solo dalam liga pekan ke-33 BRI LIga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (8/3/2023) malam.
Pasalnya, Persebaya gagal mempertahankan keunggulan 1-2 di babak pertama lantaran Laskar Sambernyawa justru menyamakan kedudukan di detik terakhir.
Unggul di babak pertama tak membuat Persebaya mengendur. Justru timnya terus melancarkan gelombang serangan ke gawang yang dijaga Gianluca Pandeyuwu.
Hasilnya, Alta Ballah berhasil menambahkan koleksi poin pada saat babak kedua baru berjalan 4 menit. Gelandang Bajul Ijo ini mencetak gol lewat sepakan keras dari luar kotak penalti. Alhasil Persebaya menjauh dengan skor 3-1.
Pertandingan semakin memanas karena tuan rumah justru all out menyerang membuat beberapa kali gawang Persebaya dalam bahaya. Beruntung Andika Ramdhani berhasil tampil prima hingga ia berhasil melakukan empat penyelamatan dengan menghalau serangan Persis Solo.
Namun, Persis berhasil mengejar ketertinggalan pada menit ke-61. Fernando Rodriguez mencetak brace di pertandingan dengan memanfaatkan umpan cut back Abduh Lestaluhu yang membuat skor berubah jadi 3 untuk Persebaya dan 2 milik Persis.
Serangan tim kebanggaan arek-arek Suroboyo memang makin lancar karena tercatat ada enam tembakan yang mengarah ke gawang Persis pada menit 45 menit kedua. Namun, pertahanan Persis sulit ditembus lantaran Gianluca Pandeyuwu selalu menjauhkan ancaman dari gawang.
Malapetaka persebaya justru hadir di menit terakhir babak kedua. Persis mendapatkan tembakan bebas yang sebenarnya cukup jauh dari gawang Andhika Ramadhani.
Akan tetapi tanpa diduga, Alexis Messidoro yang mengambil eksekusi tendangan yang langsung mengarah ke gawang Persebaya. Pergerakan pemain Persis itu membuyarkan konsentrasi Andhika. Alhasil, bola itu gagal diantisipasi dan skor berubah berimbang 3-3.
Baca Juga: Miris! Terlalu Lama Menunggu Klub Baru hingga Overstay, Eks Kapten PSIS Semarang Dideportasi
Tak lama setelah itu, wasit David Son Sasube langsung meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Tiga poin yang telah dikumpulkan Persebaya itu pun sirna dan melayang begitu saja. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Bobotoh Kecewa, Luis Milla Harus Puas Persib Bandung di Posisi Kedua Klasemen Liga 1 Musim Ini?
-
Resmi! PSIS Semarang Lepas 3 Pemain di Detik-detik Akhir Liga 1 2022/2023, Ini Kata Yoyok Sukawi
-
Misi Persib Bandung dalam Dua Laga Terakhir, Luis Milla Minta Fokus Bantu David Da Silva Jadi Top Skor Liga 1
-
PSM Makassar Pastikan Diri Jadi Juara BRI Liga 1 2023
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular