Suara Denpasar - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Bali meminta Gubernur Bali, Wayan Koster menghentikan lobi terhadap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.
Pasalnya rencana pembangunan terminal LNG di Mangrove Sidakarya Denpasar oleh Pemerintah Provinsi Bali, ditolak oleh Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan.
Lobi Gubernur Bali, Wayan Koster itu agar Menko Marves mempertimbangkan kembali penolakan tersebut.
Sebab, menurut Wayan Koster tidak ada isu lingkungan dalam rencana pembangunan terminal LNG Sidakarya itu.
Menanggapi lobi Gubernur Bali tersebut, WALHI Bali yang merupakan salah satu organisasi yang konsen mengawal isu itu meminta agar Wayan Koster berhenti melakukan lobi.
Sebab, berdasarkan kajian yang dilakukan oleh KEKAL, FRONTIER dan WALHI Bali, apabila proyek itu sampai direalisasikan maka akan mendegradasi Mangrove dan Terumbu Karang di seputaran perairan Sanur, Sidakarya, Denpasar.
Pernyataan itu sekaligus membantah apa yang dikatakan Gubernur Bali terkait tidak ada isu lingkungan dalam pembangunan proyek LNG Sidakarya.
Apalagi, dalam penyusunan AMDAL (Analisis dampak lingkungan) khusus untuk proyek terminal LNG di Sidakarya itu, WALHI Bali tidak dilibatkan.
Padahal, WALHI Bali merupakan anggota aktif komisi penilaian AMDAL Provinsi Bali yang selama ini selalu dilibatkan dalam penyusunan AMDAL.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Kontak Wayan Koster Soal Kehadiran Israel di World Beach Games Bali: Tolong....
Hal itu dinilai WALHI Bali sebagai upaya Pemerintah Provinsi Bali memuluskan pembangunan proyek terminal LNG Sidakarya, tanpa memperhatikan konsekuensi lingkungan yang akan dihadapi.
"Saya pikir Pemerintah Provinsi Bali dalam hal ini Gubernur Bali, Bapak Wayan Koster menghentikan lobi atau menghentikan segala upaya-upaya untuk memuluskan atau memaksakan pembangunan proyek ini," ujar Direktur WALHI Bali Made Krisna Dinata, Rabu, (12/4/2023).
Untuk itu, Bokis, sapaan akrab Direktur WALHI Bali itu meminta agar Gubernur Bali mengikuti surat perintah dari Menko Marves yang meminta agar proyek terminal LNG Sidakarya itu tidak direkomendasikan atau tidak dilaksanakan.
"Gubernur Bali mestinya menuruti dan menjalankan, karena dasar dari pada surat penolakan Menko Marves itu sudah jelas. Dan itu searah dengan kajian kami WALHI, KEKAL dan Frontier Bali," kata Bokis.
Di sisi lain, Bokis berharap agar Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan dapat konsisten dengan surat penolakannya itu.
"Ya kami berharap Menko Marves Pak Luhut Binsar Pandjaitan bisa konsistensi dengan penolakannya itu," pungkas Bokis. (*/Ana AP)
Tag
Berita Terkait
-
Ditolak Luhut Pandjaitan, Gubernur Bali Klaim Terminal LNG Tidak Ada Masalah Lingkungan
-
Terminal LNG di Mangrove Ditolak Luhut, Gubernur Bali Bersurat Minta Dilanjutkan
-
Masyarakat Diabaikan, Embung Tukad Unda Ternyata untuk Suplai Air Bersih Pusat Kebudayaan Bali
-
Tolak Israel di Piala Dunia U-20 dan WBG, Wayan Koster Gubernur Bali atau Gubernur Partai?
-
Anne Ratna Tutup Gereja, Wayan Koster Tolak Timnas Israel, Pastor: Apa Bedanya Republik Ini Dengan Israel?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta