Suara Denpasar – Anas Urbaningrum, mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyinggung skenario besar yang menyebabkan dirinya mendekam di balik jeruji selama lebih dari 9 tahun di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.
Skenario itu semakin ramai karena dikaitkan dengan Ketua Majelis Tinggi Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY.
Tercuat kabar jika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan otak utama yang menjebloskan Anas Urbaningrum ke penjara. Kabarnya, kini mantan Presiden Indonesia ke-6 tersebut sudah dipolisikan.
Kabar ini diketahui lewat sebuah unggahan di kanal YouTube ISTANA POLITIK dengan 318 ribu pengikut.
“Cikeas gempa!! Otak utama yang jebloskan Anas ke penjara terbogkar! Ternyata SBY Dalangnya,” begitulah narasi yang tersaji pada judul video.
Sementara pada bagian thumbnail, terpampang wajah SBY yang mengenakan baju tahanan berwarna orange sedang digiring pihak berwajib. Kemudian di sebelahnya ada simbol panah menunjuk ke arah Anas Urbaningrum yang sedang memegang sebuah dokumen.
Hingga kini, video yang diunggah Rabu (12/4/2023) itu telah disaksikan lebih dari 21 ribu kali, serta telah dipenuhi komentar warganet yang menyalahkan tindakan SBY lantaran dinilai mengkambing hitamkan orang lain.
Namun, benarkah klaim pada video berdurasi 10 menit 4 detik itu?
CEK FAKTA:
Baca Juga: Cek Fakta: King Nassar dan Selfi Yamma di Akad Langsung Oleh SBY, Sah Menikah?
Setelah ditelusuri, rupanya video tersebut tidak menampilkan informasi yang sesuai dengan judul yang dinarasikan.
Faktanya, tidak ada informasi valid soal terungkapnya SBY sebagai dalang di balik penjeblosan Anas Urbaningrum.
Justru video tersebut hanya membahas seputar kasus yang menimpa Anas Urbaningrum hingga pidatonya, setelah mantan kader Demokrat itu keluar dari penjara, Selasa (11/4/2023).
Dalam video tersebut, narator mengatakan bahwa Anas menyinggung skenario besar di balik penjeblosannya.
“Jadi sungguh saya mohon maaf, kalau ada yang menyusun skenario besar dengan saya dimasukkan dalam waktu lama di tempat ini, menganggap bahwa Anas sudah selesai,” kata Anas yang dinarasikan dalam tayangan video.
Meski demikian, tidak ada pernyataan dari Anas yang menyebut bahwa SBY dalang di balik kemalangan yang menimpa dirinya. Bahkan, ayah AHY yang digiring pihak berwajib seperti gambar thumbnail video juga tidak disertakan selama tayangan berlangsung.
Selain itu, tidak ada pula bukti dokumen yang dipegang Anas sebagaimana yang tertera pada thumbnail. Setelah ditelusuri, foto SBY ditangkap dalam thumbnail merupakan editan. Foto aslinya adalah foto penangkapan seorang mantan pendeta bernama Yahya Waloni yang diduga menistakan agama Kristen pada 28 Agustus 2021 lalu.
Maka dari itu, dapat dipastikan jika video tersebut menyajikan informasi yang salah. Tayangan tersebut dapat dikategorikan misleading content (konten menyesatkan), lantaran dipelintir untuk menjelekkan salah satu pihak. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Purbaya Kenang Momen Investasi Hyundai Bangun Pabrik EV ke RI, Cuma Perlu 4 Bulan
-
Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?
-
Hafalan Shalat Delisa: Novel Tere Liye tentang Tsunami Aceh dan Keikhlasan
-
Polres Sukabumi Kota Sita 159 Botol Miras Ilegal, Tiga Penjual Terjaring Razia
-
Hampir 'Terjebak' Gratifikasi, Purbaya Sempat Diming-Imingi Diskon Harley-Davidson
-
Hasil Inter vs Milan Tanpa Pemenang, Cristian Chivu Santai: Hasil Tak Penting
-
Lama Mandek, Pemerintah Klaim Kawasan Industri Madura Didukung Investor China
-
Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama
-
Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP
-
KPK Pertanyakan Selisih Uang yang Dikembalikan Menhut Raja Juli, ke Mana Sisanya?