Suara Denpasar – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Polda Metro Jaya akan menggelar operasi ketupat 2023.
Operasi ketupat sendiri merupakan kegiatan operasi lalu lintas yang digelar selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran Hari Raya Idul Fitri di Indonesia.
Menurut Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, pelaksanaan Operasi Ketupat 2023 akan berlangsung selama 14 hari atau sekitar dua minggu, mulai tanggal 18 April – 1 Mei 2023 mendatang.
“Mulai tanggal 18 April 2023 sampai dengan 1 Mei 2023,” tutur Trunoyudo, dikutip Suara Denpasar dari Antaranews, Kamis (13/4/2023).
Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2023, Polda Metro Jaya akan melibatkan 6.544 personel yang didukung oleh unsur TNI dan Pemprov DKI Jakarta.
“Petugas yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2023 dari beberapa unsur dan beberapa unsur berjumlah 6.544 personel,” kata Trunoyudo.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa akan ada empat unsur yang terlibat dalam kegiatan operasi lalu lintas ini.
“Satuan Tugas Kecamatan (Satgasda) Polda Metro Jaya pertama melibatkan 3.583 personel, Satuan Tugas Resor (Satgasres) kedua 2.275 personel,” ujarnya.
Kemudian dari unsur TNI sebanyak 100 personel. Terakhir, ada pula dari unsur Pemda DKI dan Jasa Marga sebanyak 586 orang.
Trunoyudo mengatakan bahwa persiapan Operasi Ketupat 2023 yang melibatkan banyak personel, bermaksud untuk memperkuat pelaksanaan operasi agar semakin disiplin dan terarah. (*)
Baca Juga: Gendong Moana, Ria Ricis Tuai Simpati Usai Tulis Doa Ini Menjelang Sambut Hari Raya Idul Fitri
Foto: Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat jumpa pers, Kamis (13/4/2023). (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional