Bisnis / Keuangan
Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:41 WIB
Kepala BP BUMN/COO BP Danantara, Dony Oskaria menyusun roadmap 5 tahun untuk bisnis BUMN. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Baca 10 detik
  • BP BUMN dan Danantara Indonesia menyusun peta jalan strategi lima tahun di Jakarta pada Selasa, 4 Agustus 2028.
  • Peta jalan tersebut bertujuan menyelaraskan arah bisnis seluruh perusahaan BUMN agar lebih modern dan berorientasi pada penciptaan nilai.
  • Transformasi bertahap ini diharapkan menghasilkan BUMN yang efisien, inovatif, berdaya saing global, dan masuk jajaran Fortune 500.

Suara.com - BP BUMN bersama Danantara Indonesia mulai merombak arah bisnis para BUMN. Ke depan, perusahaan pelat merah tidak akan berbisnis dengan semaunya tapi satu arah dengan target yang diberikan BP BUMN maupun Danantara.

Hal ini setelah, Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria bersama Danantara Asset Management (DAM) membuat peta jalan atau roadmap strategi lima tahun.

Adapun, pembahasan difokuskan pada tahapan implementasi transformasi, penyelarasan prioritas di setiap fase, serta strategi memastikan seluruh BUMN bergerak dalam satu arah menuju tata kelola yang lebih modern dan berorientasi pada penciptaan nilai.

"Setiap tema ini akan turun ke seluruh perusahaan BUMN. Tema konsolidasi, people development, corporate culture, innovation, hingga value creation harus menjadi arah bersama," ujar Dony di Jakarta, Selasa (4/8/2028).

BP BUMN [Ist]

Melalui roadmap tersebut, BP BUMN bersama Danantara berkomitmen mempercepat transformasi BUMN secara menyeluruh.

Transformasi tidak hanya difokuskan pada penguatan fundamental bisnis, tetapi juga pengembangan talenta, pemanfaatan teknologi, hingga peningkatan daya saing di tingkat global.

Peta strategi lima tahun itu disusun secara bertahap. Tahap awal akan difokuskan pada konsolidasi dan restrukturisasi perusahaan, kemudian dilanjutkan dengan penguatan people development dan corporate culture.

Setelah itu, transformasi akan memasuki fase percepatan inovasi dan pemanfaatan teknologi, dilanjutkan dengan penciptaan nilai (value creation) melalui aksi korporasi dan kemitraan strategis, hingga pencapaian target kinerja global.

Melalui tahapan tersebut, BP BUMN dan Danantara berharap seluruh perusahaan negara dapat bergerak dalam arah transformasi yang sama sehingga mampu menjadi BUMN yang lebih efisien, inovatif, dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Dua Kabar Baik untuk Bulog: Margin Fee Naik dan Bunga Kredit Turun, Laba Diproyeksi Rp1,14 Triliun

Di saat yang sama, roadmap tersebut juga diharapkan mampu melahirkan BUMN Indonesia yang semakin tangguh, memiliki daya saing tinggi, serta mampu bersaing di tingkat dunia, termasuk masuk dalam jajaran Fortune 500.

Load More