Suara Denpasar - Beredar sebuah kabar yang menarasikan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Disebutkan pula, dalam penggeledahan, KPK menemukan 5 dokumen terkait kasus korupsi Hambalang yang melibatkan Anas Urbaningrum.
Informasi itu beredar melalui kanal YouTube bernama NARASI POLITIK dengan judul konten "Breaking News! Heboh KPK geledah kediaman Anies Baswedan, temukan 5 dokumen Hambalang, Mengejutkan!" dikutip Suara Denpasar, Rabu (19/4/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa potret dari Anies Baswedan yang memakai rompi orange sedang diboyong ke suatu tempat.
"Breaking News! 5 dokumen Hambalang di kediaman Anies Baswedan, KPK geledah kediaman Anies dokumen Hambalang ditemukan" tulis narasi dalam thumbnail tersebut.
Meski belum genap sehari diunggah, namun kini video tersebut sudah ditonton oleh 1,4ribu pengguna.
Lantas apakah klaim yang mengatakan bahwa ditemukannya dokumen terkait kasus korupsi Hambalang yang melibatkan Anas Urbaningrum. Di kediaman mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan benar adanya?
CEK FAKTA
Setelah melakukan penelusuran, klaim yang mengatakan bahwa KPK menemukan 5 dokumen terkait kasus korupsi Hambalang di kediaman Anies Baswedan merupakan informasi yang salah.
Baca Juga: Abidzar Anak Almarhum Uje Suruh Teman Baca Basmallah Saat Minum Alkohol, Apa Alasannya?
Faktanya, dalam video tersebut narator hanya menampilkan kegiatan Anies Baswedan, serta Anas Urbaningrum, Agus Harimurti Yudhoyono dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang digabungkan menjadi satu.
Selain itu, foto yang digunakan sebagai thumbnail video tersebut adalah hasil rekayasa.
Foto aslinya merupakan foto yang diambil dari media news.republika.co.id berjudul "Senator DPD: OTT Hakim Agung MA Itu Kiamat Dunia Peradilan". Thumbnail tersebut telah dimanipulasi oleh creator YouTube dengan mengganti wajah dari Hakim Agung Mahkamah Agung (MA) Sudrajad Dimyat dengan Anies Baswedan.
Sedangkan salah satu potongan video, serupa dengan video yang diunggah oleh kanal YouTube Rocky Gerung Official, pada (4/4/2023). Berjudul "Sengketa Partai Demokrat. Kubu Moeldoko Ajukan PK. Anas Urbaningrum Bebas. Gembosi Pencapresan Anies"
Potongan video tersebut, berisikan terkait Rocky Gerung yang saat itu sedang membahas soal sengketa Partai Demokrat di mana kubu Moeldoko mengajukan PK. Dan juga membahas soal bebasnya Anas Urbaningrum dari Lapas Sukamiskin.
Video tersebut sangatlah tidak berkaitan dengan apa yang ditulis dalam judul maupun thumbnail video.
Berita Terkait
-
Berani Banget! Orang Ini Tonjok Anies Baswedan Sampai Sebut Gendut
-
Pesan Inspiratif dari Anies Baswedan Kala Berkunjung ke Masjid Jogokariyan Jogjakarta
-
Kisah Abdurrahman Baswedan, Kakek Anies Baswedan Perjuangkan Kemerdekaan Indonesia
-
CEK FAKTA: Gemparkan Nusantara! Prabowo Pimpin Garda Terdepan Deklarasikan Anies Baswedan sebagai Capres 2024, Benarkah?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan