Suara Denpasar - Pembunuhan sadis diduga dilakukan oleh tiga Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Jepang.
Polisi Jepang telah menangkap tiga orang WNI yang dicurigai melakukan pembunuhan dan meninggalkan jenazah seorang pria di Prefektur Fukushima bulan lalu, sebagaimana dilansir dari Nippon Hoso Kyokai, Rabu (19/4/2023).
Hal itu bermula dari laporan bulan lalu, yang menyebutkan apabila seorang pria berkewarganegaraan Indonesia yang merupakan warga Kota Konosu telah menghilang selama dua tahun. Pria tersebut diketahui berusia 20-an.
Polisi yang mendapat laporan itu segera turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan di daerah pegunungan di Kota Ono, Fukushima. Dari pencarian itu, polisi menemukan sesosok mayat di dalam koper yang ada di lapangan. Polisi menduga jika mayat dalam koper adalah pria yang dilaporkan hilang.
Berangkat dari penemuan ini, polisi akhirnya menangkap tiga orang tersangka yang diduga terkait dengan kasus tersebut, pada Selasa (18/4/2023). Ketiga pria tersebut tinggal di kota yang sama dengan pria yang hilang.
Sementara itu, polisi menyebutkan jika kondisi jenazah pria mengalami luka di bagian kepala. Namun sejauh ini, pihak kepolisian masih belum mengungkap apakah ketiga tersangka mengakui atau menyangkal tuduhan tersebut.
Mengutip Instagram @sbiremitindonesia, ketiga WNI tersebut adalah Ahmad Sayefdin (36), Suwanti (31), dan Dedi Sutiawan (33). Sedangkan pria yang merupakan korban, telah dilaporkan hilang sejak Desember 2021 setelah makan dan minum di sebuah apartemen bersama 3 terduga tersangka pada 29 Desember 2021. Ketiga tersangka dan korban merupakan rekan kerja di perusahaan pengiriman di pabrik yang sama. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Indra Sjafri Coret 11 Pemain Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Jepang Gagal Pentas di SEA Games 2023
-
Indra Sjafri Coret Pemain Keturunan Jepang dari Skuad Timnas U-22 di SEA Games 2023
-
Viral, Didatangi Polisi Jepang Saat Sedang Buka Puasa Karena Berisik
-
Serunya Liburan Keluarga Wulan Guritno ke Jepang, Tak Lupa Berondongnya Ikutan
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia