Suara Denpasar - Jelang dibukanya jendela transfer pemain kompetisi Liga 1 2023/2024, Persebaya Surabaya bergerak cepat untuk mendapatkan pemain baru.
Kabar terbaru, sudah ada tiga punggawa anyar Bajul Ijo untuk kompetisi musim depan.
Ketiga pemain tersebut adalah Febri Hariyadi, David Da Silva, serta Rachmat Irianto.
Sontak berita tersebut membuat gempar para Bonek mania. Kabar bergabungnya ketiga pemain baru Persebaya itu diunggah oleh kanal Youtube Persebaya channel pada Senin (1/5/2023).
Video tersebut diunggah dengan judul: “Berita persebaya hari ini !! febri hariyadi resmi ke persebaya, david da silva come back persebaya,”. Video tersebut dapat disimak pada link berikut: https://youtu.be/PjVKsb9MI7I
Hingga Selasa (2/5/2023), video berdurasi 2 menit 20 detik tersebut telah ditonton lebih dari 2,5 ribu kali.
Lalu benarkah klaim bahwa ketiga pemain tersebut telah resmi bergabung dengan tim Persebaya ?
CEK FAKTA
Berdasarkan hasil penelusuran, tidak terdapat bukti yang menunjukan bahwa Febri Hariyadi, David da Silva, serta Rachmat Irianto telah resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Salahkan Marc Klok, David da Silva Menangis Minta Gelandang Hebat ke Luis Milla?
Pada awalnya, narator dalaam unggahan tersebut membahas mengenai Brylian Aldama yang telah dipertahankan oleh manajemen Persebaya.
Dipertahankannya Brylian oleh manajemen Persebaya karena dinilai menunjukan performa apik selama memperkuat tim Bajul Ijo.
Selanjutnya, narator dalam video tersebut membahas tentang gagalnya Persebaya Surabaya dalam merekrut kiper muda Borneo FC, Daffa Fasya.
Tidak ada pembahasan sama sekali tentang bergabungnya Febri, David, serta Irianto ke Persebaya.
Melansir laman Transfermarkt, ketiga pemain tersebut diketahui masih terikat kontrak bersama Persib Bandung.
Kontrak Da Silva baru akan habis pada 30 Desember 2023. Kontrak Irianto baru akan habis pada 31 Maret 2025.
Serta Febri Hariyadi tidak diketahui kapan kontraknya akan berakhir. Pihak Persebaya Surabaya pun belum buka suara soal perekrutan ketiga pemain tersebut.
Sehingga dapat disimpulkan klaim dalam video tersebut tidak benar. Judul dan isi konten tidak ada kesesuaian. Sehingga video tersebut masuk kategori hoaks alias berita bohong. (*/Ana AP)
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Striker Gacor! Bintang Timnas Singapura, Song Ui-young Gabung Persebaya Surabaya?
-
Home Sweet Home! Gantikan Alta Ballah, Persebaya Surabaya Resmi Pulangkan Reva Adi
-
Dilepas Persebaya Surabaya, Bek Subur Rp4,78 Miliar Ini Jadi Rebutan PSIS dan Borneo FC?
-
CEK FAKTA: Ricky Kambuaya Resmi Kembali ke Persebaya Surabaya?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan