Suara Denpasar - Irfan Jayani, pengelola kanal Youtube Bang Brew TV bersama beberapa kreator konten akhirnya bisa bertemu dengan Dokter Wayan Tirta atau dr Wayan.
Diketahui, dokter Wayan viral karena hidup sebatangkara di sebuah rumah mewah penuh sampah di Desa Karangsari, Kecamatan Klari, Karawang, Jawa Barat.
Kisah dokter Wayan yang hidup di rumah gedong sendirian mengundang empati banyak pihak. Dia hidup sendiri dalam kondisi rumah yang tak terawat, bahkan di dalam rumah itu dipenuhi sampah, ular, dan tumbuhan.
Sebelum kondisi dalam rumah itu diunggah ke Tiktok dan menjadi viral, tidak ada yang tahu keadaan sebenarnya. Bahkan, sahabatnya, Kadek Ariasa yang kerap mengunjungi 2-3 kali dalam seminggu, tidak pernah diberi masuk ke dalam rumahnya.
Kondisi rumah itu menjadi viral setelah anak Kadek Ariasa, Ni Luh atau Ii menggunggah video dengan narasi kondisi rumah tersebut.
Terlepas dari kondisi rumah yang berantakan tidak higienis, ada kisah menyentuh di mana dokter Wayan ternyata masih membuka praktik dokter di rumahnya tersebut.
Pasiennya menyebut kebaikan dokter asal Bali yang sudah lama bertugas di Karawang tersebut.
Dalam kondisi seperti itu, kebaikan dokter Wayan diceritakan sejumlah pasien yang berobat kepadanya. Di antaranya, pasien yang tidak memiliki uang tetap dilayani. Bahkan, bisa membayar dengan cara mencicil.
Setelah kisahnya viral, Bang Brew Tv dan beberapa kreator konten, di antaranya Irfan Jayani sempat bertemu dengan dokter Wayan di Depok. Saat itu, dokter Wayan dijemput keponakannya, dan rencana akan ke Bali.
Sebelum ke Bali, dokter Wayan bertemu Bang Brew dan kawan-kawan. Dalam pertemuan itu, para kreator konten sempat berbincang. Di antaranya menyinggung soal rumahnya yang tanpa air.
"Itu kenapa rumah nggak air, Om?" tanya keponakan dokter Wayan dalam tayangan di kanal Youtube Bang Brew TV, Kamis (4/5/2023).
"Karena udah diputus," jawab dr Wayan.
"Kenapa diputus?" tanya keponakannya lebih lanjut.
"Karena nggak dibayar," jawab dokter berusia 58 tahun itu.
Sang keponakan tetap penasaran. Sebab, dokter Wayan adalah seorang dokter yang mestinya bisa bernegosiasi dengan pihak pengelola PAM (perusahaan air minum).
"Ya karena belum ada negosiasi," jelasnya. (*)
Berita Terkait
-
Klinik Dokter Wayan Masih Ramai Pasien, Ketua RT Kampung Pasir Waru Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Dinilai Tak Peduli Pada Kondisi Rumah Dokter Wayan, Kades Karanganyar Beri Klarifikasi: Sebetulnya Kami
-
3 Fakta Dokter Wayan yang Rumahnya Penuh Sampah dan Limbah Suntik, Warga: Luar Biasa
-
Tinggal di Rumah Dipenuhi Sampah, Kata Tetangga Dokter Wayan ke Dedi Mulyadi, Pernah Kecewa Soal Asmara?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung