Suara Denpasar - Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi dipastikan keluar dari Partai Golkar dan bergabung dengan Partai Gerindra. Kepastian ini disampaikan Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani.
Kepastian Dedi Mulyadi masuk Gerindra ini juga bersamaan dengan pendaftaran 580 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari Partai Gerindra ke KPU, Sabtu (13/5/2023).
"Yang juga baru saja menyatakan gabung dengan kami adalah Kang Dedi Mulyadi," ujar Muzani.
Dedi Mulyadi akan maju sebagai caleg di daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat VII yang meliputi Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.
Ini adalah dapil saat Dedi Mulyadi maju sebaga caleg DPR RI pada Pemilu 2019 lalu. Kala itu dia lewat Partai Golkar dan berhasil meraup lebih dari 200 ribu suara, dan mendudukkan dirinya sebagai perah suara terbanyak di antara caleg dari Golkar.
Sebelumnya, kabar mengenai pengunduran diri Dedi Mulyadi dari Partai Golkar dan rencana maju nyaleg melalui Partai Gerindra telah beredar luas.
Beredar dua surat pengunduran diri Dedi Mulyadi dari Golkarsekaligus caleg Golkar yang ditandatangani Dedi Mulyadi di atas meterai Rp 10.000 per tanggal 10 Mei 2023.
Surat pertama pengunduran diri dari anggota Partai Golkar. Dan surat pengunduran diri kedua berkop KPU yang isinya pernyataan yang menyatakan mengundurkan diri dari anggota DPR RI dan caleg DPR RI.
Belum diketahui secara pasti alasan Dedi Mulyadi keluar dari Partai Golkar. Dedi Mulyadi enggan berkomentar soal pilihannya keluar dari partai yang sudah dibelanya sejak 24 tahun lalu itu.
"Nanti saja (mengomentarinya)," kata Dedi, Sabtu (13/5/2023).
Dedi Mulyadi sendiri merupakan mantan Bupati Purwakarta dua periode. Dia juga pernah menjadi Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat.
Akhir 2022 sampai awal 2023, bahtera rumah tangganya membuat geger seantero negeri. Sebab, dia digugat cerai istrinya, Anne Ratna Mustika.
Anne Ratna Mustika adalah bupati Purwakarta sejak 2018. Sekaligus sebagai suksesor Dedi Mulyadi. (*)
Berita Terkait
-
Anak Dedi Mulyadi Ikuti Jejak Sang Ayah Mundur dari Golkar, Gabung Gerindra?
-
Usai Dicium Ibu-Ibu, Dedi Mulyadi Ngaku Takut ke Suaminya: Hampura Akangnya
-
Keluar dari Golkar, Gerindra Jabar Akan Bentang Karpet Merah untuk Dedi Mulyadi
-
Kang Dedi Mulyadi Keluar dari Golkar, Prabowo Subianto Beri Sinyal Masuk Gerindra?
-
Orang Tua Darel Pulang ke Jakarta, Kang Dedi Mulyadi Minta Stop Lakukan Ini ke Ibu Bocah 3,5 Tahun yang Hilang di Subang
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Seni, Lari, dan Kuliner: Wajah Baru Pariwisata Lampung dengan Putaran Uang Rp53 Triliun
-
Momen UAS Jadi Saksi Abdul Wahid: Seumur-umur Baru Kali Ini di Pengadilan
-
Strategi Mobil Murah Daihatsu Dominasi Segmen Harga di Bawah Rp 300 Juta
-
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Kirim Pesan Menyentuh: Allah Punya Rencana Indah
-
3 Krim Flek Hitam untuk Usia 40 tahun ke Atas Sesuai dengan Review Pengguna
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Roy Suryo dan dr Tifa Resmi Ditahan, Sempat Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Jujur, Apakah Piala Dunia Benar-Benar Bikin Gen Z Jadi Kurang Produktif?