Suara Denpasar - Para zaman Soekarno, Jawa Barat adalah basis Partai Masyumi. Namun, pada era Soeharto berkuasa, Golkar lah yang berkuasa di Jawa Barat. Namun, pada era Reformasi, khususnya hasil Pemilu 2019, penguasa DPRD Jawa Barat adalah Partai Gerindra.
Ke Partai Gerindra pula lah Kang Dedi Mulyadi kini berlabuh. Dia hengkang dari partai yang sudah dibelanya sejak 24 tahun silam. Dari dia jadi anggota DPRD Purwakarta, wakil bupati Purwakarta, dua kali jadi bupati Purwakarta, hingga jadi anggota DPR RI dari Dapil Jabar VII (Bekasi, Karawang, Purwakarta).
Dilansir dari laman DPRD Jawa Barat dan BPS, Partai Gerindra bukanlah partai kaleng-kaleng di Jawa Barat. Partai Geridra memiliki 25 kursi di DPRD Jabar, dan menjadi juaranya.
Di bawah Gerindra, pemilik kursi terbanyak di DPRD Jabar adalah PKS dengan 21 kursi, disusul PDIP 20 kursi, dan Golkar 16 kursi. Selanjutnya adalah PKB (12), Demokrat (11), PAN (7), Nasdem (4), PPP (3), dan Perindo 1 kursi.
Walau demikian, untuk kursi gubernur, saat ini dipegang Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum yang dalam Pilgub 2018 lalu diusung PPP, PKB, Partai Nasdem, dan Partai Hanura. Sedangkan Gerindra bersama PKS dan PAN pada Pilgub itu mengusung Sudrajat-Ahmad Syaikhu.
Kini, mantan bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi berlabuh ke Gerindra. Dia keluar dari Golkar sekaligus menjadi caleg DPR RI dari Gerindra. (*)
Berita Terkait
-
Begini Penampakan Kecupan Emak-emak yang Gemes dengan Kang Dedi
-
Berebut DPRD Jabar, Maula Akbar Lawan Ibu Tiri, Anne Ratna Mustika, Kang Dedi Mulyadi Bela Siapa?
-
Kang Dedi Mulyadi Akui Gabung Partai Gerindra, Ngegas Kampanye Prabowo Presiden Pengganti Jokowi
-
Fix! Dedi Mulyadi Keluar dari Golkar, Maju Caleg DPR RI Lewat Partai Gerindra, Sekjen Mengakui
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting