Suara Denpasar - Nama Kolonel Wahyo Yuniartoto, seorang anggota Kopassus tiba-tiba viral di media sosial karena aksinya menghadang pelatih pencak silat Vietnam di SEA Games 2023.
Hal itu karena pelatih Timnas Pencak Silat Vietnam melakukan aksi yang tak baik dan menyulut situasi yang tak kondusifi di sana ketika itu.
Sontak, Kolonel Wahyo Yuniartoto pun menjadi viral dan aksinya tersebut menuai pujian dari netizen. Yang menarik, ternyata di angkatannya, ia memiliki julukan sebagai Bapak Matahari. Apaakah artinya?
Dilansir dari stekom.ac.id, julukan Bapak Matahari yang disematkan pada Kolonel Wahyo Yuniartoto oleh teman-temannya tersebut karena ia memiliki vibes atau citra layaknya motivator.
Kolonel Wahyo Yuniartoto ternyata memiliki gaya bicara yang khas. Yakni sangat tegas, runtut, jelas, terarah, dan selalu membara dan penuh semangat. Jelas saja, dengan gaya bicaranya yang demikian, siapa pun yang mendengarnya akan turut bersemangat dan siap berjuang.
Karena sifatnya yang penuh motivasi, ia kerap mendapat tugas untuk memotivasi di berbagai kegiatan, mulai dari di lingkungan militer hingga lingkungan sipil.
Sifatnya yang penuh dengan semangat itulah yang mungkin melatarbelakangi aksi heroiknya di SEA Games 2023 kemarin. (*/Dinda)
Berita Terkait
-
Viral Karena Hadang Pelatih Silat Vietnam di SEA Games 2023, Kolonel Wahyo Yuniartoto Mengaku Terinspirasi dari Jenderal Soedirman
-
Kolonel Wahyo Yuniartoto Pasang Badan Saat Hadapi Pelatih Silat Vietnam, Netizen: Baret Merah Bukan Kaleng-kaleng
-
Deretan Momen Absurd Viral di SEA Games 2023, Seremoni Pakai Lampu Mobil hingga Aksi Perwira Kopassus Kolonel Wahyo Yuniartoto
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta