Suara Denpasar – Kembali menjadi sorotan publik kala Hary Tanoesoedibjo mengatakan bahwa komunitas Tionghoa mendukung Calon Presiden (Capres) pilihan Presiden Joko Widodo, hal tersebut dikutip oleh Suara Denpasar melalui kanal YouTube Refly Harun, Sabtu (19/5/2023).
“Hary Tanoe mengatakan bahwa masyarakat Tionghoa, dukung capres pilihan Jokowi,” ucap Refly Harun melalu kanal YouTubenya.
Tersiarnya pernyataan dari Hary Tanoesoedibjo atau Hary Tanoe tersebut, Jusuf Hamka pun memberikan responsnya, yang mana dia merupakan salah satu bagian dari masyarakat Tionghoa yang ada di Indonesia.
Refly Harun pun menjelaskan bahwa sangatlah disayangkan, di masa kini masih ada campur tangan atau pun mendengarkan titah dari seorang petinggi negara atau dalam hal ini presiden untuk menentukan sebuah pilihan, khususnya capres.
Sementara kata Refly Harun, negara ini merupakan negara demokrasi bukanlah sebuah negara feodal.
“Jadi ya silakan orang memilih berdasarkan hati nuraninya masing-masing,” kata Refly Harus.
“Jadi, misalnya gara-gara memilih selain Jokowi tiba-tiba menghadapi konsekuensi, waduh negara ini betul-betul negara yang tidak demokratis,” tambahnya.
Adapun tanggapan dari Jusuf Hamka terkait dengan pernyataan yang dianggap kontroversi dari Hary Tanoe tersebut seperti berikut ini.
“Pernyataan yang telah disampaikan oleh Hary Tanoe itu ngawur dan membuat resah masyarakat Tionghoa,” ujar Jusuf Hamka seperti yang dibacakan oleh Refly Harun.
Baca Juga: Non-Muslim Bagikan Takjil, Jusuf Hamka Ajak Umat Islam Lakukan Ini saat Natal
“Masyarakat Tionghoa tersebar di berbagai parpol sehingga tidak mungkin diwakili oleh satu orang yang mencontohkan dirinya sendiri sebagai orang Tionghoa,” tegas Jusuf Hamka.
Dalam penegasannya seperti yang disebutkan oleh Refly Harun, Jusuf Hamka tidak pernah memberikan kuasa bahwa masyarakat Tionghoa diwakili oleh seseorang untuk mendukung capres tertentu.
“Politik merupakan hak individu masing-masing, janganlah menyeret-nyeret suku Tionghoa demi keuntungan pribadi di dalam berpolitik,” sebut Refly Harus mengutip tanggapan Jusuf Hamka atas pernyataan Hary Tanoe. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan