/
Sabtu, 20 Mei 2023 | 06:30 WIB
GP Ansor-Banser Nyanyi Lagu 'Yaa Lal Wathan' karya KH Wahab Chasbullah di Acara Pemuda Katolik ((Foto: Dokumen PP Pemuda Katolik))

Suara Denpasar - Ada yang menarik dari Pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Pemuda Katolik I tahun 2023 di The Zuri Hotel Pekanbaru, Jumat (19/5/2023). 

Pasalnya, selain menampilkan tarian-tarian khas Nusantara, GP Ansor-Banser Pengurus Wilayah (PW) Riau menyanyikan lagu 'Yaa Lal Wathan' karya KH Wahab Chasbullah. Penampilan itu membuat suana Rapimnas Pemuda Katolik menjadi syahdu.

Uskup Keuskupan Padang, Mgr. Dr. Vitus Rubianto Solichin, S.X., dalam sambutannya menyampaikan rasa harunya mendengar lagu ciptaan Karya KH Wahab Chasbullah dilantunkan dalam acara Pemuda Katolik. 

"Terimakasih kepada Ansor dan Banser yang telah menyanyikan lagu ini, saya sampai terharu dan terimakasih Gus Purwaji, Ketua Ansor Riau yang telah hadir," ungkap Uskup Padang yang membawahi reksa pastoral Gereja Katolik di Provinsi Riau dan Sumatera Barat.

Untuk diketahui, Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Pemuda Katolik I tahun 2023 itu dibuka oleh Menteri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Prof. Dr. Muhadjir Effendy.

Saat menyampaikan sambutan Muhadjir Effendy menyampaikan apresiasi kepada Pemuda Katolik yang selama ini bekerja sama dengan BKKBN unguk menangani stunting (gizi buruk) serta fokus menyuarakan isu kekerasan pekerja migran dan perdagangan manusia. Ke depan, Muhadjir mengatakan Kemenko PMK siap berkolaborasi dengan Pemuda Katolik untuk menuntaskan persoalan-persoalan tersebut.

"Terima kasih sudah turut serta menangani dua masalah superprioritas pemerintah saat ini, stunting dan kemiskinan ekstrem. Saya juga mengapresiasi acara pembukaan yang menghibur ini, ada tarian nusantara, deklarasi damai pemuda negarawan lintas agama, dan kata sambutan yang variatif," imbuhnya. 

Sementara, Ketua Umum PP Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma menjelaskan bahwa Rapimnas tersebut menjadi ajang menguatkan komitmen organisasi dalam semangat Reborn and Grow Further. Yang mana setiap Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik diharapkan menciptakan unit bisnis untuk tujuan kemandirian ekonomi organisasi. 

Seperti Komda Banten dengan Bank Sampahnya, Komda Kepulau Riau dengan Koperasi dan Komda Jawa Tengah dengan Desa Terhubung. Gusma berharap 32 Komda dan 4 Caretaker Pemuda Katolik se-Indonesia dapat menciptakan unit bisnis masing-masing. 

Baca Juga: Profil dan Biodata Lengkap Agnes Gracia Haryanto Pacar Mario Dandy Satrio yang Aniaya David Anak Petinggi GP Ansor

"Inovasi di atas nantinya akan kita bahas saat rapimnas dan kita dorong agar menjadi pilot project nasional," kata Gusma. (*/Dinda)

Load More