Ketikajadi anggota DPRD Purwakarta, Kang Dedi bekerja sungguh-sungguh. Bahkan masuk kantor pada Pukul 05.00.. Dia menyiapkan konsep, agenda rapat, sering turun ke rakyat.
"Tiap Jumat, (salat) Jumatan di desa. Kalau ada kurban, kurban di desa itu, kalau ada rezeki, rezeki dikasih di desa itu, ngurus para kiai, guru ngaji, tokoh masyarakat, ngurus bantuan jalan," tandasnya.
Kang Dedi juga menggagas agar guru honorer diangkat oleh Pemda. Sehingga bisa digaji lewat anggaran daerah. Dia ikut menggagas agar guru honor di daerah terpencil yang hanya lulusan SMEA diangkat jadi guru.
"Jadi itu gagasan saya," terangnya.
Pada waktu itu, Kang Dedi tidak memiliki istri. Dia juga harus merawat anaknya, Maula Akbar. Pasalnya, sang istri, Sri Mulyawati meninggal dunia tiga bulan usai melahirkan Maula Akbar.
Kerja kerasnya membuahkan hasil. Kang Dedi diusung agar menjad wakil bupati. Dia terpilih mendampingi bupati Lily Hambali.
Kesempatan menjadi wakil bupati tidak dia sia-siakan. Meski akses dalam pengelolaan anggaran terbatas, Kang Dedi rajin turun ke masyarakat, bahkan tak segan tidur di rumah warga. Sehingga dia sangat dikenal masyarakat di tingkat bawah.
"Kondangan tidak pernah berhenti, ke yang meninggal, tahlilan ikut, ikut membantu desa, ikut kerja bakti," paparnya.
Modal keterkenalan ini berlanjut saat Pilkada 2008, dia diusung untuk menjadi calon bupati. Dia menang. Calon bupati petahana kalah.
Baca Juga: Tinggalkan Golkar, Maula Akbar, Putra Sulung Dedi Mulyadi Disemangati Kekasih, Diana Limbong
Pada Pilkada Purwakarta 2013, dia mencalonkan diri jadi bupati lagi. Menang lagi, dan berakhir pada 2018. Berkahnya, sang istri, Anne Ratna Mustika menang dalam Pilkada Purwakarta 2018.
Kang Dedii gagal jadi cawagub di Pilkada Jabar 2018. Namun, dia mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI Dapil Jabar VI (Subang, Karawang, Purwakarta).
Poinnya adalah bahwa dia memiliki idealisme bahwa organisasi harus selalu memberi ruang terbuka bagi para kadernya untuk berkompetisi secara sehat. Katanya, organisasi yang demikianlah yang bertahan sepanjang masa.
"Karena regenerasi perkaderan akan terus terlahir dengan baik," jelasnya.
Selain dalam jabatan publik, di dalam partai, Kang Dedi juga merangkak dar bawah. Setelah jadi wakil sekretaris Golkar Purwakarta, dia dipercaya sebagai sekretaris Golkar Purwakarta, kemudian menjadi ketua DPD Golkar Purwakarta, lalu jadi ketua DPD I Golkar Jawa Barat. Dan terakhir di Golkar, sebelum akhirnya hengkang ke Gerindra, dia menjabat sebagai pengurus DPP Golkar.
"Saya senang ruang kompetisi secara terbuka, karena di situ orang-orang yang memiliki kualifikasi terbaik akan menjadi yang terdepan. Itulah berpolitik," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur
-
Motor Hantam Lubang di OKU Timur Berujung Maut, Ditabrak Mobil Kabur: Ini 5 Fakta Tragisnya