Suara Denpasar - Calon presiden (capres) Anies Baswedan mengaku blusukan tanpa kamera. Ia bahkan mengaku melakukan kegiatan tersebut tanpa membawa media.
Selain itu, mantan Gubernur DKI jakarta tersebut juga bahkan mengaku kerap beberapa kali blusukan sendirian tanpa ditemani siapa-siapa.
Pengakuan itu disampaikannya dalam pidato kebangsaan yang disampaikan di hadapan relawan-relawan yang mendukung dirinya.
Pidato kebangsaan Anies di hadapan relawan-relawan itu disiarkan di salah satu stasiun televisi nasional. Terlihat dalam acara tersebut Capres dari Koalisi Perubahan tersebut dikerumuni banyak relawan di sekitar panggung pidato.
"Saya datang ke banyak tempat, tanpa kamera, tanpa media, tanpa ditemani siapa-siapa, sering kali saya hanya datang sendirian," ujarnya dilansir Suara Denpasar dari kanal YouTube METRO TV pada Senin, (22/5/2023).
"Saya mendengar cerita mereka, dan saya temui mereka bukan untuk selfie dan diposting di pagi hari," ujarnya melanjutkan.
"Saya bukan lari-lari untuk posting foto," ujarnya menjelaskan.
Pernyataan Anies Baswedan itu disambut sorak gemuruh para relawan yang hadir dalam acara tersebut.
Anies Baswedan menyampaikan bahwa perjalanan blusukan yang dilakukannya tanpa kamera itu merupakan upaya dirinya untuk mengetahui situasi terkini masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Anies Baswedan Sebut Ahok Baik untuk Jadi Cawapres: Ini Bukan Lelucon!
"Sebuah perjalanan untuk mendengar, untuk menyerap, untuk merasakan suasana terkini yang ada di masyarakat kita," ujarnya. (*/Dinda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus