Dalam saluran dengan jumlah subscriber mencapai 849 ribu tersebut, terlihat bagaimana wawancara lengkap Lionel Messi saat Argentina bersiap debut Piala Dunia melawan Arab Saudi pada 22 November lalu.
Alih-alih menyajikan narasi soal komentar pedas terhadap Indonesia, pesepakbola 35 tahun ini justru hanya menanggapi soal rumor kondisi kesehatannya di ajang Piala Dunia musim lalu.
“Playmaker Paris Saint-Germain itu mengaku bahwa ini adalah ‘kesempatan terakhirnya untuk memenangkan mimpi ini’ yang dia miliki dan menepis rumor tentang kondisi kesehatannya, karena dia tidak berlatih pada dua hari pertama Argentina di Qatar,” demikian isi keterangan di YouTube BeanymanSports, yang diubah dalam Bahasa Indonesia.
Selain itu, tidak ada pula pernyataan soal Indonesia yang terpaut dalam konten asli tersebut.
Kesimpulan:
Berdasarkan penelusuran tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan adanya komentar pedas yang dilontarkan Messi untuk Indonesia merupakan berita hoaks.
Sementara itu, tayangan tersebut dapat dikategorikan sebagai manipulated content, lantaran konten yang disajikan telah dimanipulasi dari konten aslinya dan sengaja direkayasa demi mengecoh publik. (Rizal/*)
Berita Terkait
-
Inilah Daftar 26 Pemain Argentina untuk Hadapi Timnas Indonesia, Dari Emiliano Martinez hingga Lionel Messi
-
Masuk Skuad Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Berikut Profil Kiper Terbaik PSM Makassar Reza Arya Pratama
-
Siap-siap! Erick Thohir Ungkap Kisaran Harga Tiket Timnas Indonesia vs Argentina Bakal Diumumkan 29 Mei 2023
-
Inikah Alasan Shin Tae Yong Tak Lirik Kiper Langganan Timnas Indonesia Nadeo Argawinata dan Pilih Sosok Ini Hadapi Palestina dan Argentina?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026